Berita Banyumas

Polisi Kesulitan Periksa Korban Pemerkosaan 8 Pria di Banyumas, Beri Keterangan Berubah-ubah

Polisi mengaku kesulitan memeriksa korban pemerkosaan delapan pria dewasa di Kecamatan Cilongok, Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Polresta Banyumas
Penyidik Polresta Banyumas memeriksa satu di antara delapan tersangka kasus rudapaksa remaja berketerbelakangan mental, di Mapolresta Banyumas, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polisi mengaku kesulitan memeriksa korban pemerkosaan delapan pria dewasa di Kecamatan Cilongok, Banyumas.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi S mengatakan, kondisi keterbelakangan mental korban dimanfaatkan para pelaku untuk me rudapaksa.

"Para pelaku memanfaatkan kondisi keterbelakangan mental korban sehingga tidak ada upaya menolak dari korban."

"Semua tersangka juga sudah berkeluarga dan ada yang duda," ujar Agus, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Korban Pemerkosaan 8 Pria di Banyumas Pertahankan Kehamilan, Kini Dapat Pendampingan dari Pemkab

Baca juga: Remaja Berketerbelakangan Mental di Banyumas Diperkosa 8 Pria Dewasa, Dirayu dengan Uang

Para pelaku bertindak sendiri-sendiri. Bahkan, ada pelaku yang melakukan percabulan hingga puluhan kali.

"Yang pertama memulai pelaku AS, diikuti pelaku lain."

"Semua pelaku kini sudah ditahan," katanya.

Agus mengatakan, penyidik sedikit kesulitan memeriksa korban.

Saat diperiksa, korban tidak fokus dan memberi jawaban berubah-ubah.

Saat ini, Agus menambahkan, korban didampingi tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Banyumas bersama psikolog.

Diberitakan sebelumnya, delapan warga Cilongok, Kabupaten Banyumas, diamankan anggota Polresta Banyumas karena memperkosa remaja berketerbelakangan mental.

Baca juga: Jalan Menuju Curug Cipendok Banyumas Rusak Hampir 300 Meter akibat Banjir Bandang, Aspal Mengelupas

Baca juga: Mantan Kades Karanglewas Banyumas Nilap Dana Desa Rp622 Juta, Keluarkan Gaji untuk Perangkat Fiktif

Mayoritas pelaku telah berusia lanjut usia.

Masing-masing mereka adalah berinisial AS (68), F (41), S (61), MY (41), S (52), R (59), AL (42), dan Y (75).

Pemeriksaan awal, pemerkosaan terjadi sejak 2021 hingga pertengahan Juli 2022 di tempat dan waktu yang berbeda.

Sebelum beraksi, mereka menawarkan uang Rp10 ribu-Rp50 ribu kepada korban.

Atas perbuatannya para pelaku bakal dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI NO 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI NO 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Para pelaku terancam hukuma di atas lima tahun. (*)

Baca juga: Warga Menggala Banyumas Geruduk BPTU Sapi, Minta Pengelola Bertanggung Jawab atas Banjir Bandang

Baca juga: Lagi, Asap Pembakaran Lahan Ganggu Pengguna Jalan Tol. Kali Ini di Tol Batang-Semarang

Baca juga: 12 Parpol di Banyumas Ini Setor Data Keanggotaan Kurang dari 1.000 Orang, Butuh Perbaikan!

Baca juga: Sosok Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, Jadi Tersangka Suap Pengurusan Perkara di MA

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved