Berita Pemalang

Kesal Diminta Antar Pulang Hanya untuk Live Streaming, Suami di Pemalang Tusuk Istri hingga Tewas

Seorang suami berinisial S (23), warga Desa Tanahbaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, tega membunuh sang istri, D (22), karena kesal.

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Humas Polres Pemalang
Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo saat meminta keterangan S (23), suami yang tega membunuh istri, dalam press release di Mapolres Pemalang, Jumat (23/9/2022). S mengaku menusuk istri hingga tewas karena kesal istri memaksa pulang hanya untuk live streaming. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Seorang suami berinisial S (23), warga Desa Tanahbaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, tega membunuh sang istri, D (22), karena kesal.

S menusuk istrinya menggunakan pisau dan gunting gara-gara diminta mengantar pulang istri ke rumah orangtua di Pekalongan untuk live streaming di aplikasi daring.

Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo mengatakan, kejadian ini berawal saat korban meminta pulang ke rumah orangtua di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Alasannya, ada keperluan untuk live streaming melalui aplikasi online.

"Saat itu, tersangka akan memandikan anaknya. Namun, korban memaksa segera pulang dan meminta tersangka memandikan anaknya di rumah orangtua korban di Desa Lodaya," ungkap Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo dalam rilis yang diterima, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: 13 Kendaraan Alami Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang Ruas Brebes, Satu Orang Tewas

Baca juga: Pengemudi Mikrobus Rute Tegal-Pemalang Bakal Naikkan Tarif Mulai Besok, Ini Kisarannya

Mendengar rengekan sang istri, S kesal.

"Kemudian, tersangka mengambil pisau di dapur dan menusuk korban."

"Karena pisau dapur tersebut melengkung, lalu tersangka mengambil gunting untuk kembali menusuk korban," katanya.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, tersangka menuju ke kamar mandi membersihkan diri.

"Saat tersangka di kamar mandi, warga datang dan langsung mengamankan tersangka, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randudongkal," imbuhnya.

Baca juga: Ini Penampakan Selebgram Pemalang Tersangka Kasus Judi Online Internasional, Berapa Bayarannya?

Baca juga: Pj Sekda Pemalang Ajukan Praperadilan Atas Status Tersangka setelah Terjaring OTT KPK

Ari mengatakan, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Atas perbuatannya, dalam melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau menghilangkan jiwa orang lain, tersangka dijerat Pasal 44 ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau Pasal 338 KUHP."

"Tersangka terancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Polisi Kesulitan Periksa Korban Pemerkosaan 8 Pria di Banyumas, Beri Keterangan Berubah-ubah

Baca juga: Jalan Menuju Curug Cipendok Banyumas Rusak Hampir 300 Meter akibat Banjir Bandang, Aspal Mengelupas

Baca juga: Warga Menggala Banyumas Geruduk BPTU Sapi, Minta Pengelola Bertanggung Jawab atas Banjir Bandang

Baca juga: Sosok Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, Jadi Tersangka Suap Pengurusan Perkara di MA

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved