Konflik Rusia Ukraina

Rusia Mulai Ketakutan dengan Serangan dari Ukraina

Kepala Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa Komandan Angkatan Laut Rusia memindahkan kapal selam dari Crimea

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
kompas
Kepala Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa Komandan Angkatan Laut Rusia memindahkan kapal selam dari Crimea akibat dari serangan pasukan Ukrania 

TRIBUNBANYUMAS.COM, LONDON- Kepala Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa Komandan Angkatan Laut Rusia memindahkan kapal selam dari Crimea setelah serangan Ukrania masuk ke semenanjung itu.

“Komando Armada Laut Rusia telah memindahkan kapal selam kelas KILO dari perlabuhan asal mereka di Sevastopol, Crimea menuju Novorossiysk di Krasnodar Krai, Rusia Selatan” kata Kementrian Pertahanan Inggris yang dikutip dari standar.co.uk, Rabu (21/9/22). 

 “Ini sangat mungkin terjadi karena ada perubahan baru Ukrania dalam meningkatkan serangan jarak jauh, sehingga dalam dua bulan terakhir markas armada dan lapangan utama penerbangan angkatan laut Rusia telah diserang” sambungnya.

Negara Inggris, Amerika Serikat, Ukrania, dan sekutu lainnya sedang berperang dalam informasi melawan Kremlin sehingga pengarahan mereka perlu dilakukan dengan hati-hati, meskipun sering lebih dapat dipercaya daripada propaganda yang dikeluarkan dari Moskow.

Dalam pembaruan terbaru garis depan, Ukraina mengatakan bahwa pasukannya bergerak lebih jauh ke wilayah timur yang baru saja ditinggalkan oleh Rusia.

Hal ini bisa berpotensi serangan terhadap pasukan penduduk Moskow di kawasan industri timur Donbas, saat Kiev (Presiden Ukrania) berusaha mendapatkan senjata.

"Angkatan bersenjata Ukraina mendapatkan kembali kendali atas desa Bilohorivka dan bersiap untuk merebut kembali semua provinsi Luhansk dari penjajah Rusia," kata Gubernur provinsi Serhiy Gaidai.

Desa ini hanya berjarak 10 km barat dari kota Lysychansk, yang jatuh ke tangan Rusia setelah berminggu-minggu pertempuran sengit di bulan Juli.

"Para penjajah (pasukan Rusia) jelas panik," kata presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin malam.

Ia juga menambahkan bahwa dia sekarang fokus pada kecepatan di daerah-daerah yang dibebaskan.

Presiden Ukrania juga menekan bahwa penyelidik menemukan bukti penyiksaan yang dilakukan oleh pasukan Rusia terhadap tentara Ukrania yang dimakamkan di Izyum, wilayah timur laut Kharkiv.

Namun, Rusia menolak tuduhan bahwa pasukannya telah melakukan kejahatan perang di wilayah Kharkiv Ukraina dan menganggap sebagai kebohongan.  

Rusia menyangkal melakukan kekejaman dalam perang atau dengan sengaja menyerang warga sipil, meskipun terdapat banyak laporan, foto, dan video.

Sementara perusahaan nuklir milik Ukrania, Energoatom juga diserang Rusia. Namun pembangkit listrik tenaga nuklir Pivdennoukrainsk yang berada di wilayah Mykolaiv, masih berfungsi normal.

ADR

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved