Sengketa Kebondalem Banyumas

Putusan MA Soal Sengketa Kebondalem Belum Turun, PT GCG Minta Bupati Banyumas Bijak Berkomentar

Direktur PT GCG Yohanes Widiana mengaku belum menerima putusan MA atas kasasi sengketa pengelolaan lahan Kebondalem Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Pemotor melintas di dekat lahan Kebondalem Purwokerto yang menjadi sengketa antara Pemkab Banyumas dengan PT Graha Cita Guna (GCG), Kamis (15/9/2022). 

Namun, gugatan yang menyertakan alasan kekhilafan tersebut ditolak oleh PN Purwokerto pada tanggal 18 Januari 2021. Kemudian pemkab mengajukan kasasi ke MA.

"Saya tekankan di sini, gugatan pemkab ke PN Purwokerto ditolak. Karena, dalam pemberitaan yang beredar mendahului putusan MA, diberitakan gugatan diterima," katanya.

Dampak dari berita terkait Kebondalem, dikhawatirkan akan terbentuk opini tentang kemenangan PT GCG dan kerugian yang harus dibayarkan Pemkab Banyumas.

Apabila nantinya turun putusan yang sesungguhnya dan isinya berbeda, dia khawatir akan timbul gejolak.

"Kebondalem ini cukup sensitif karena sudah berlangsung puluhan tahun dan belum tuntas juga."

"Jadi, kami berharap kepada pemkab, ayo bersama-sama ciptakan kondisi yang kondusif selama menunggu putusan dari MA," ungkapnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein juga angkat suara soal putusan dari MA belum turun.

"Iya belum turun. Tunggu saja sampai saatnya tiba," katanya.

Kabag Hukum Setda Kabupaten Banyumas Arif Rohman mengatakan, sampai saat ini, belum ada putusan Mahkamah Agung (MA) dalam kasasi yang diajukan Bupati Banyumas.

"Kalau menurut IT Pengadilan Negeri Purwokerto itu keterangannya sudah diputus kalau melihat nomor perkaranya. Cuma, belum di-upload di portal MA," terangnya.

Pihaknya juga telah mengecek langsung ke PN Purwokerto dan memang benar, salinan asli masih belum turun.

"Kalau itu kami beracara, baik tingkat tinggi atau kasasi, yang memberitahukan seharusnya dari PN Purwokerto."

"Belum turun sampai saat ini. Kita pantau terus," tambahnya. (*)

Baca juga: Pemkot Semarang Janji Biayai Pendidikan Anak Iwan Budi, Pegawai Bapenda yang Tewas Dibunuh

Baca juga: Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kudus Berlanjut, Pedagang Harus Beli Tabung 12 Kg agar Dapat Pasokan

Baca juga: Jenazah Ratu Elizabeth II Dikebumikan Bersama dengan Pangeran Philip

Baca juga: Tarif Khusus Datang Lagi! Tiket KA Eksekutif Mulai Rp25 Ribu, Bisa Dibeli di KAI Access dan Loket

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved