Berita Banyumas

Kerjakan Proyek di Sekolah, Warga Banyumas Malah Cabuli 3 Siswa. Alasannya Bikin Geram

Pekerja bangunann warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena mencabuli tiga siswa SD.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/POLRESTA BANYUMAS
Pelaku pencabulan WAR (tengah) warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, saat dimintai keterangan di Mapolresta Banyumas, Jumat (16/9/2022). Pekerja bangunan itu dilaporkan mencabuli tiga siswa SD saat mengerjakan proyek di sekolah tempat korban belajar, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - WAR (59), warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena mencabuli tiga siswa SD, Selasa (13/9/2022).

Pencabulan itu dilakukan WAR saat jam istirahat sekolah, sekira pukul 10.00 WIB.

WAR yang telah ditetapkan sebagai tersangka merupakan pekerja bangunan yang tengah mengerjakan proyek di sekolah tempat para korban belajar.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriyadi Siswanto mengatakan, percabulan itu diketahui saat satu di antara ketiga korban mengadu kepada guru.

Baca juga: Putusan MA Soal Sengketa Kebondalem Belum Turun, PT GCG Minta Bupati Banyumas Bijak Berkomentar

Baca juga: Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas 20 September 2022: Harga Sembako Terpantau Stabil

Korban mengatakan, saat jam istirahat, pelaku yang tengah memanggul pasir dan melintas di depan kelasnya, memegang alat kelamin korban.

"Kemudian, disusul korban lain yang mengatakan hal sama."

"Mendengar pengakuan siswanya tersebut, pihak sekolah melaporkan ke Polresta Banyumas," kata Agus, Senin (19/9/2022).

Saat diamankan dan dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya.

Baca juga: Terseret Longsoran saat di Kamar Rumah, Nenek 80 Tahun Ditemukan Tewas di Purwokerto Banyumas

Baca juga: Selain Seruduk Honda PCX, Toyota Rush Juga Senggol Kumpulan Siswa SMAN 1 Banyumas Hingga Berjatuhan

Motifnya, pelaku mengaku suka dengan anak kecil.

Saat ini, WAR diamankan di Mapolresta Banyumas guna proses hukum lebih lanjut.

WAR bakal dijerat menggunakan Pasal 82 Undang-Undang Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku terancam dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (*)

Baca juga: PSCS Cilacap Petik Kemenangan Perdana di Kandang Persikab Bandung, Siap Lanjutkan Tren Positif?

Baca juga: Joe Biden: Pandemi Sudah Selesai, Tapi Tetap Harus Bekerja

Baca juga: Putusan MA Soal Sengketa Kebondalem Belum Turun, PT GCG Minta Bupati Banyumas Bijak Berkomentar

Baca juga: Pemkot Semarang Janji Biayai Pendidikan Anak Iwan Budi, Pegawai Bapenda yang Tewas Dibunuh

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved