Berita Tegal

Demo di Balai Kota, Pengemudi Ojol Tegal, Slawi, Brebes Minta Pemerintah Penuhi 5 Tuntutan Ini

Ratusan pengemudi ojek daring atau online (ojol) dari Tegal-Slawi-Brebes menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Tegal, Senin (19/9/2022).

Istimewa/Satpol PP
Ratusan pengemudi ojol menggelar aski demonstrasi di depan Balai Kota Tegal, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Ratusan pengemudi ojek daring atau online (ojol) dari Tegal-Slawi-Brebes menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Tegal, Senin (19/9/2022).

Mereka menyampaikan lima aspirasi dan berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal meneruskan ke pemerintah pusat.

Demo ini diikuti pengemudi ojol gabungan dari berbagai aplikasi, yakni Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee.

Koordinator aksi lapangan, Eri Andika mengatakan, lima tuntutan tersebut adalah permintaan agar pemotongan biaya aplikasi dipatok 10-15 Persen.

Baca juga: Persekat Tegal Vs Nusantara United FC 1-0: Kata Pelatih Soal Kemenangan Perdana

Baca juga: 3 Parpol Terdaftar di KPU RI Tak Teridentifikasi di Kota Tegal. Saat Dicek, Pengurus Ada di Aceh

Selain itu, mereka menuntut adanya pemerataan tarif aplikasi ojol sehingga tidak ada persaingan tidak sehat.

"Kami juga meminta adanya tarif relevan untuk driver ojol dan tidak ada biaya lain-lain yang justru menyusahkan driver," katanya.

Selanjutnya, tuntutan keempat mereka, agar ada subsidi BBM khusus untuk ojol.

Terakhir, mereka meminta agar dibentuk badan pengawasan daerah, khusus untuk memfasilitasi dan mengawasi regulasi yang berkaitan dengan ojol.

"Pasca kenaikan BBM, ditambah banyaknya potongan driver, membuat nasib kami semakin memprihatinkan."

"Kami berharap, pemerintah kota bisa ikut membantu menyampaikan aspirasi kami agar ada kebijakan yang menyejahterakan ojol," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved