Berita Jateng

Imunisasi Anak di Bawah 17 tahun Sudah Capai 96,03 % , Diperpanjang Sampai 30 September 2022

Perpanjangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sampai dengan 30 September 2022 memberikan tambahan waktu bagi Pemerintah Provinsi Jateng

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: Pujiono JS
IST
Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sampai dengan 30 September 2022 memberikan tambahan waktu bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengejar sisa target sasaran. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Bayi harus mendapatkan imunisasi untuk mencegah buah hati terkena penyakit di kemudian hari. 

Perpanjangan Bulan Imunisasi Anak Nasional ( BIAN) sampai dengan 30 September 2022 memberikan tambahan waktu bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengejar sisa target sasaran.

Sebanyak 189.780 anak usia 09 (Sembilan) sampai dengan 59 bulan atau usia di bawah lima tahun (balita) untuk mendapatkan imunisasi tambahan Campak Rubella.

Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sampai dengan 30 September 2022 memberikan tambahan waktu bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengejar sisa target sasaran.
Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sampai dengan 30 September 2022 memberikan tambahan waktu bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengejar sisa target sasaran. (IST)

“Selama 30 hari kerja kami telah berhasil mencapai 1,8 juta anak untuk mendapatkan imunisasi tambahan. Sedikit lagi kita bisa memenuhi target nasional untuk memastikan terbentuknya kekebalan komunitas yang dibutuhkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Yunita Dyah Suminar

Yunita menyampaikan upaya percepatan terus dilakukan setiap harinya, dengan keterlibatan lintas sektor, termasuk keterlibatan mitra pemerintah seperti mahasiswa, organisasi masyarakat, serta kelompok kerelawanan lainnya; seperti Gerakan Pramuka dan Palang Merah Indonesia ( PMI) Jawa Tengah.

Di sisi lain, Kepala DP3A2KB Provinsi Jawa Tengah Retno Sudewi menyebut

Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyukseskan BIAN didasari imunisasi tambahan dan upaya melengkapi imunisasi penting lainnya adalah upaya pemenuhan hak dasar anak.

“Hak anak untuk di imunisasi sama pentingnya dengan hak anak untuk mendapatkan identitas,” ungkap Retno

Ia menjelaskan bahwa dengan mendapatkan identitas, anak akan mendapatkan akses layanan dasar yang mereka perlukan bagi tumbuh kembangnya, sedangkan dengan mendapatkan imunisasi lengkap anak akan tumbuh dengan sehat dan lebih terbuka peluang mencapai potensi-potensi terbaik mereka.

Tingkat kepemilikan akta kelahiran anak di bawah usia 17 tahun di Jawa Tengah telah mencapai angka 96,03 persen atau di atas rata-rata nasional (88,42 persen).

Sedangkan cakupan imunisasi Campak Rubella pada masa BIAN tahap kedua dari 1 Agustus ke 15 September 2022 mencapai 91,3persen.

Kepala Perwakilan UNICEF untuk Pulau Jawa Arie Rukmantara mengakui upaya Jawa Tengah dalam melindungi hak anak-anaknya sangat maksimal dan termasuk yang perlu dicontoh.

“Hak partisipasi anak-anak terlihat nyata dalam Musrenbang dan berbagai acara dialog lainnya dengan Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Jateng. Hak hidup aman dari kekerasan sudah dimaksimalkan lewat Aplikasi Jogo Konco yang baru diluncurkan pada Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Banyumas pada bulan Juli 2022. Jelas hak anak terus dipastikan terlindungi secara maksimal di Jateng. Kami yakin hak untuk mendapatkan imunisasi rutin lengkap pun akan dipenuhi segera,” ujar Arie. (**)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved