Berita Semarang

Misteri Pembunuhan PNS Pemkot Semarang dan Saksi Kasus Korupsi, Wali Kota: Kami Tunggu Kerja Polisi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi menunggu kerja polisi mengungkap motif kasus pembunuhan seorang PNS Pemkot Semarang, Iwan budi.

TribunJateng.com/Istimewa dan KOMPAS.com/Muchammad Dafi Yusuf.
Kolase foto pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Budi (kiri) dan lokasi kejadian penemuan jenazah yang terbakar di Kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jumat (9/9/2022). Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menunggu kerja kepolisian, setelah mengetahui bahwa mayat yang terbakar tersebut merupakan seorang PNS pegawai Pemkot Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi menunggu kerja polisi mengungkap motif kasus pembunuhan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi.

Hal itu menyusul telah keluarnya hasil DNA jenazah terbakar yang ditemukan di wilayah Marina sama dengan DNA putri Iwan Budi.

Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Semarang, Iwan Budi yang juga saksi kasus dugaan korupsi ditemukan dalam keadaan terbakar dengan bagian tubuh hilang.

Sebelumnya, Iwan diberitakan menghilang atau absen dari tempat kerja selama beberapa hari.

Baca juga: Hasil Tes DNA Identik! Mayat di Dekat Pantai Marina Dipastikan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

"Kapolrestabes telah mengirim pesan kepada saya, hasil DNA putri almarhum Iwan Budi sama dengan jenazah yang ditemukan.

Jadi, kata Pak Kapolrestabes itu bisa dipastikan yang terbakar adalah saudara Iwan Budi," terang Hendi, sapaannya, Kamis (15/9/2022).

Hendi menyampaikan duka cita atas musibah tersebut.

Dia mengaku prihatin dan mengutuk keras pelakunya.

Baca juga: Bareskrim Polri Turun Tangan Bantu Ungkap Kasus Mayat Terbakar Diduga Pegawai Bapenda Semarang

Dia merasa heran kenapa pelaku sampai membunuh dan membakar Iwan Budi.

Hingga saat ini, pihaknya tidak mengetahui persoalan yang dialami pegawai Bapenda tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved