Sengketa Kebondalem Banyumas

Kalah dalam Gugatan Sengketa Lahan Kebondalem, Bupati Banyumas Akan Konsulasi dengan JPN

Pemkab Banyumas dinyatakan kalah melawan PT Graha Cita Guna (GCG) dalam sengketa eks Terminal Kebondalem, Purwokerto.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Lokasi rencana pengembangan pusat grosir di kawasan Kebondalem, Purwokerto yang mangkrak pada Selasa (19/1/2021). Dalam sengketa lahan melawan PT GCG, Pemkab Banyumas kalah dalam gugatan di Mahkamah Agung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas dinyatakan kalah melawan PT Graha Cita Guna (GCG) dalam sengketa eks Terminal Kebondalem, Purwokerto.

Bupati Banyumas dinyatakan kalah lewat putusan Mahkaham Agung (MA) dalam sengketa lahan dengan nilai Rp22 miliar.

Saat dimintai tanggapan atas putusan MA tersebut, Bupati Banyumas Achmad Husein belum membaca draf putusan.

"Saya harus membaca dulu karena saya belum ada salinan putusan tersebut."

"Saya harus baca dulu dan bicara dengan JPN. Nantinya, saya, Kabag Hukum, dan JPN akan bicara."

"Dari JPN, tentu ada legal opinion. Itu nantinya yang akan ditempuh," ujarnya kepada wartawan di Java Heritage, Purwokerto, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Sengketa Lahan Kebondalem Purwokerto Belum Usai, Rencana Pembangunan Pusat Grosir Masih Terganjal

Baca juga: Warga Somakaton Banyumas Mulai Terima BLT BBM, Antrean Menggunakan Nomor Urut

Bupati mengatakan, perlu berkonsultasi dengan Jaksa Pengacara Negara (JPN) menindaklanjuti putusan MA.

Ia mengatakan, seluruh langkah yang diambil Pemkab Banyumas tidak dijalankan sendiri.

Pemkab perlu berkonsultasi dengan JPN.

"Jadi, putusannya tidak sendiri karena melibatkan JPN," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved