Berita Nasional

Uang Kertas dan Logam yang Rusak Bisa Ditukar ke Bank Indonesia, Apa Saja Syaratnya?

Bank Indonesia memastikan akan mengganti uang rusak milik warga setelah dipastikan keasliannya. Berikut syarat uang rusak yang bisa ditukar BI.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Samin (53), penjaga SD Negeri Lojiwetan 49, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, menata uang tabungan untuk berhaji yang rusak dimakan rayap, di di rumah dinasnya, Rabu (14/9/2022). Bank Indonesia memastikan, uang rusak warga dapat ditukar jika memenuhi sejumlah syarat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo mengatakan, pada prinsipnya, Bank Indonesia siap mengganti uang rusak milik warga.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, di antaranya, uang tersebut masih bisa disusun minimal 2/3 bagian.

"Harus memiliki size atau ukuran minimal 2/3 dari ukuran penuh. Kenapa 2/3, kalau separuh diganti nanti bisa diklaim dua kali penukaran. Jadi, harus 2/3 supaya tidak ada double klaim," ucap Joko, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Uang Rusak Dimakan Rayap Milik Penjaga SD di Solo Akan Diganti BI. Tapi Tak Semua, Ini Syaratnya

Baca juga: Sedih! Tabungan Haji Penjaga SD di Solo Rusak Dimakan Rayap, Nilainya Hampir Rp 50 Juta

Dia menyampaikan, kalau uangnya rusak terpisah-pisah, langkah pertama yang dilakukan adalah menyusun uang tersebut.

"Terus, diukur, apakah 2/3 atau tidak? Tugas beratnya adalah menyusun lembaran-lembaran ini," ungkapnya.

Lalu, apa saja syarat uang rusak dapat ditukar?

Mengutip laman pintar.bi.go.id, uang rusak/cacat dapat ditukarkan apabila tanda keaslian uang rupiah tersebut masih dapat diketahui atau dikenali.

Penggantian uang rusak/cacat diberikan dengan tata cara:

A. Uang Rupiah Kertas

Penggantian uang rusak/cacat diberikan dengan nilai yang sama dengan nilai nominalnya apabila memenuhi seluruh persyaratan berikut:

  1. Fisik uang Rupiah kertas lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya.
  2. Ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya.
  3. Uang Rupiah kertas rusak/cacat masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap.
  4. Uang Rupiah Kertas rusak/cacat tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang Rupiah kertas rusak tersebut lengkap dan sama. Apabila fisik uang rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

Baca juga: Disimpan di Bawah Kasur untuk Renovasi Rumah, Uang Rp 15 Juta Milik Nurhaya Rusak Dimakan Rayap

B. Uang Rupiah Logam

Penggantian uang rusak/cacat diberikan dengan nilai yang sama dengan nilai nominalnya apabila memenuhi seluruh persyaratan berikut:

  1. Fisik uang Rupiah logam lebih besar dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya.
  2. Ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya. Apabila fisik uang Rupiah logam sama dengan atau kurang dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian. (kan/kpc)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uang Tabungan Naik Haji Rusak Dimakan Rayap, Samin Penjaga SD di Solo Dapat Tawaran Berangkat Umrah Gratis".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved