Berita Batang

Diberhentikan Sementara, Guru Agama Cabul di Gringsing Batang Masih Terima Gaji PNS. Dipotong 50 %

Pemkab Batang memberhentikan sementara AM, oknum guru Agama berstatus PNS yang ditahan polisi atas kasus percabulan kepada 45 anak didiknya.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Batang Arif M Rohman saat ditemui di kantornya, Selasa (13/9/2022). Arif mengatakan, oknum guru agama yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus percabulan 40 siswa telah diberhentikan sementara namun masih menerima gaji 50 persen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang memberhentikan sementara AM, oknum guru Agama berstatus PNS di sebuah SMP di Gringsing, Batang, yang kini ditahan polisi atas kasus percabulan kepada 45 anak didiknya.

Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Batang, Arif M Rohman mengatakan, AM diberhentikan sementara sejak ditetapkan sebagai tersangka.

"Proses pemberhentian sementara sudah dilakukan sejak ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka," tutur Arif saat ditemui, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di SMP di Gringsing Batang Capai 45 Anak. Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun

Baca juga: Data Travel dan Inafis Beda, 1 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Batang Belum Diantar ke Keluarga

Imbas dari pemberhentian sementara itu, kata Arif, AM masih akan menerima gaji namun dipotong 50 persen.

"Untuk proses pemberhentian sebagai PNS, akan dilakukan setelah ada keputusan hukum tetap, dengan pemenuhan tersangka juga dihukum lebih dari dua tahun," jelasnya.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo mengatakan, korban AM mencapai 40 siswi.

Namun, hanya sembilan korban yang resmi melapor ke polisi.

"Saat ini, kami masih terus mendalami keterangan para saksi dan korban.

"Di sisi lain, penyidikan juga terus dilakukan Unit Pelayanan Perempuan Anak Polres Batang," ujarnya.

Baca juga: Hi, Ada Belatung di Makanan Pembeli Seafood di Pekan Raya Batang 2022. Polisi Minta Korban Melapor

Baca juga: Nama-nama Korban Tenggelamnya Kapal asal Batang di Perairan Karimunjawa Jepara: 5 Tewas, 1 Hilang

Menurut Yorisa, AM bakal dijerat menggunakan Pasal 81 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Mengacu pada pasal tersebut, AM terancam hukuman pidana 15 tahun penjara.

AM juga dijerat Pasal 29 ayat 2 dengan ancaman tujuh tahun penjara. (*)

Baca juga: Warga Desak Pencopotan Sekdes Banyuasin Kembaran Purworejo Imbas Video Tenggak Miras Viral

Baca juga: Info Harga Sembako 13 September 2002 di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Rata-rata Terpantau Stabil

Baca juga: Polisi Ambil 5 Sampel DNA untuk Pastikan Mayat Terbakar di Marina Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

Baca juga: Temukan Iklan Promosi Miras di Medsos, Satpol PP Demak Sita Ratusan Botol Berbagai Merek

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved