Berita Cilacap

Jalan Penghubung Majingklak-Palugon Cilacap Putus Tertutup Longsor, Evakuasi Terganggu Hujan

Jalan penghubung antara Desa Majingklak-Palugon, tepatnya di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, terputus akibat longsor.

ISTIMEWA/BPBD Cilacap
Tim gabungan mengecek kondisi jalan penghubung Majingklak-Palugon di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, yang terputus akibat tertutup longsor, Minggu (11/9/2022). Kejadian ini memaksa warga menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh 20 kilometer. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Jalan penghubung antara Desa Majingklak-Palugon, tepatnya di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, terputus akibat longsor.

Longsor yang terjadi Sabtu (10/9/2022) sore itu belum berhasil dibersihkan hingga Minggu (11/9/2022) akibat hujan deras yang masih mengguyur kawasan tersebut.

"Semua unit penanganan longsor sudah disiapkan di lokasi tapi terganggu dengan hujan lebat," ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Widjonardi, Minggu malam.

Baca juga: Bakmi Anglo Pak Trisno, Kuliner Legendaris yang Lezat di Cilacap Berusia 48 tahun

Baca juga: Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas dan Cilacap, 10 September 2022, Cabai Merah Turun Harga

Baca juga: Waspada! Perairan Cilacap Masih Dilanda Gelombang Tinggi Dalam Beberapa Hari ke Depan

Widjonardi mengatakan, kondisi ini membuat arus lalu lintas harus dialihkan ke jalan alternatif.

Warga harus melalui wilayah Kecamatan Dayeuhluhur dengan penambahan jarak tempuh sekitar 20 kilometer.

Menurutnya, wilayah Kecamatan Wanareja di bagian pegunungan diguyur hujan deras sejak Sabtu siang.

Hujan diwilayah tersebut berlangsung lebih dari 2 jam.

"Ada empat titik longsor. Sementara, jalan belum bisa dilalui kendaraan," imbuhnya.

Widjonardi mengatakan, jalur penghubung tersebut merupakan jalan kabupaten.

Aksi membersihkan material longsor melibatkan relawan dan warga sekitar.

"Bupati tadi sempat ke lokasi juga untuk meninjau. Beliau berpesan agar segera diselesaikan sehingga aktivitas dan roda ekonomi tiga desa yang terdampak tidak terganggu," imbuhnya. (*)

Baca juga: Terjebak Euforia Unggul Lebih Dulu, Persipa Pati Harus Puas Berbagi Poin 1-1 dengan FC Bekasi City

Baca juga: Viral Dikabarkan Hengkang dari Persik Kediri, Arthur Irawan Bakal Merapat ke PSIS Semarang?

Baca juga: Bripka RR Akui Terima Uang Rp 500 Juta dari Ferdy Sambo, Upah Terkait Operasi Pembunuhan Brigadir J?

Baca juga: Harga Beras di Jateng Sempat Naik, Gubernur Ganjar Pastikan Stok Aman dan Upayakan Tekan Harga

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved