Pesawat Latih TNI AL Jatuh

Siluet Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Tertangkap Sonar, Cuaca Buruk Ganggu Pencarian

Cuaca buruk sempat mengganggu proses pencarian pesawat latih milik TNI Angkatan Laut jenis Bonanza G-36 yang jatuh di Selat Madura, Rabu (7/9/2022).

Editor: rika irawati
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI. Pilot Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menyiapkan pesawat latih dasar Bonanza G-36 dalam serah terima di Base Ops TNI Lanudal Juanda, Sidoarjo, 20 April 2015. Pesawat latih Bonanza G-36 nomor registrasi T-2503 milik TNI AL jatuh di Selat Madura saat menjalani latihan, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS - Cuaca buruk sempat mengganggu proses pencarian pesawat latih milik TNI Angkatan Laut jenis Bonanza G-36 yang jatuh di Selat Madura, Rabu (7/9/2022).

Dua awak pesawat nomor registrasi T-2503 itu pun belum bisa dipastikan kondisinya.

Dikutip dari Kompas.com, pesawat tersebut dipiloti Letnan Satu Laut (P) Judistira Eka Permady dan kopilot Letnan Dua Laut (P) Dendy Kresna Bhakti.

"Untuk kondisi pilot juga masih belum bisa kita pastikan," ujar Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan dalam konferensi pers di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Jakarta, Rabu sore.

Baca juga: Pesawat Didesain Tanpa Kursi Lontar, Nasib Pilot dan Co-Pilot Bonanza G-36 yang Jatuh Masih Misteri

Baca juga: Pesawat Latih Bonanza yang Jatuh di Selat Madura Dipastikan Layak Terbang, Gabung di TNI AL 2013

Dalam proses pencarian pesawat, TNI AL mengerahkan 7 KRI, 1 pesawat CN-235, 2 Helikopter, 2 Kapal Angkatan Laut (KAL), 2 tim Kopaska, dan 2 tim penyelam.

Dari pencarian ini, Tim SAR TNI AL menemukan lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat Bonanza.

Di sekitar titik lokasi, sonar kapal TNI AL menangkap siluet wujud pesawat Bonanza yang berada di kedalaman laut sekitar 10-15 meter.

Namun, TNI AL belum bisa memastikan nasib dua penerbang pesawat Bonanza tersebut.

Sebab, tangkapan sinar sonar kapal TNI AL tidak secara detail menggambarkan mengenai kondisi kru pesawat.

"Hasil yang dilihat dari layar monitor sonar adalah bentukan hanya siluet pesawat," ujar Dwika.

Di samping itu, Tim SAR TNI AL dalam pencariannya juga terkendala cuaca di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Cuaca dilaporkan dalam kondisi hujan.

Baca juga: Titik Jatuh Pesawat TNI AL Bonanza G-36 di Selat Madura Diketahui, Pilot dan Co-pilot Masih Dicari

Baca juga: Hilang Kontak, Pesawat Latih TNI AL Bonanza G-36 Diduga Jatuh di Perairan Selat Madura

Meski demikian, kata Dwika, Tim SAR TNI AL tetap berupaya sesegera mungkin untuk menemukan kerangka pesawat, termasuk dua penerbangnya.

"Sesuai perintah Bapak KSAL, secepat mungkin kita akan melakukan evakuasi," tegas dia.

Sebelumnya, pesawat Bonanza dilaporkan hilang kontak di Selat Madura, tepatnya di wilayah perairan antara Bangkalan dan Gresik, Jawa Timur, Rabu.

Pesawat dilaporkan hilang setelah 10 menit lepas landas dari Bandara Juanda dengan rute Sub-(Armada) Loc Area-Sub, Rabu.

Pesawat tersebut tercatat lepas landas pukul 08.45 WIB.

Adapun pesawat ini terbang dalam rangka latihan antiserangan udara atau Air Defense Exercise (Adex) Siaga Armada II. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belum Ditemukan, Ini Identitas 2 Penerbang Pesawat Latih TNI AL yang Jatuh di Selat Madura".

Baca juga: Pencuri Brankas Selebgram Dara Arafah Tak Hanya Sekali Beraksi, Ini Pengakuan Tetangga di Cilacap

Baca juga: Hamas Kembali Eksekusi Lima Warga Palestina

Baca juga: 4 Pemain Andalan PSIS Absen saat Lawan Persikabo, Liluk Bilang Masih Banyak Pemain Muda, Siapa Saja?

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di SMP di Gringsing Batang Capai 45 Anak. Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved