Berita Salatiga

BREAKING NEWS: Anggota TNI Dikeroyok di Salatiga, Seorang Pengeroyok Malah Tewas, Begini Ceritanya!

Seorang anggota TNI Batalyon Infanteri 411 Salatiga berinisial Pratu RW dikeroyok lima orang.Satu dari lima pengeroyok justru tewas di RST Salatiga.

ist
Seorang warga meninggal dunia. Warga Temanggung berinisial AWP tersebut merupakan pelaku pengeroyokan anggota TNI di Salatiga, Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA – Seorang anggota TNI Batalyon Infanteri 411 Salatiga berinisial Pratu RW dikeroyok lima orang di depan Masjid Pasar Blauran, Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022).

Satu dari lima pengeroyok justru tewas di RST Salatiga setelah mengalami luka-luka.

Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana saat dikonfirmasi TribunBanyumas.com, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menuturkan sudah ada laporan ke Polres Salatiga.

Baca juga: Lagi, Kecelakaan di JLS Salatiga. Truk Muatan Gulungan Kertas Terguling, Rem Jebol saat Menanjak

"Ya mas," kata Kapolres ketika dihubungi TribunBanyumas.com melalui pesan singkat, Jumat (2/9/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Pratu RW mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya dari Bank Mandiri Jalan Diponegoro Salatiga menuju Pasar Buah Jalan Taman Pahlawan Kota Salatiga, Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 13.40.

Kemudian kendaraan Pratu RW bersenggolan dengan mobil pikap Carry yang berpenumpang lima orang yakni AA (20) warga Magelang, Y (22), AS (23), AF (22), dan AWP (32) yang merupakan warga Temanggung.

Tidak terima, Pratu RW mengejar mobil pikap tersebut yang menuju ke arah Pasar Blauran.

Tak lama kemudian, terjadi cekcok antara Pratu RW dengan lima orang tersebut di depan Masjid Pasar Blauran.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Salatiga Tembus Rp 29 Ribu/Kg, Pedagang Sambat Jumlah Pembeli Turun

Lima orang tersebut kemudian mengajak berkelahi Pratu RW.

Teman Pratu RW melaporkan hal tersebut dalam grup WA angkatan untuk meminta bantuan.

Kemudian, lima orang tersebut diamankan anggota TNI Batalyon Infanteri 411 di Pasar Sapi Salatiga.

Lalu kelimanya dibawa ke Mako Batalyon Infanteri 411.

Keluar dari Mako Batalyon Infateri 411, kelima orang tersebut mengalami luka-luka.

Baca juga: Perselisihan Yuliyanto - Sekda Salatiga Kian Memanas, Sekda Sebut Jabatan Pj Wali Kota Selamanya

Selanjutnya, mereka dibawa ke RS DKT Salatiga untuk dilakukan pengobatan.

Empat orang masih dalam perawatan, sementara satu orang yang berinisial AWP tidak tertolong.

TribunBanyumas sudah mengirimkan permohonan konfirmasi dan wawancara terkait kasus tersebut kepada Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Arh Hamin Tohari, namun hingga berita ini terbit, belum ada respons.(*)

Baca juga: Awas, Tanjakan Salib Putih Salatiga Sering Ada Tumpahan Solar, Rawan Kecelakaan!

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved