Berita Cilacap

Wanita Berhelm Tiba-tiba Geret Pemain saat Pertandingan Bola di Dayeuhluhur Cilacap, Ini Ceritanya

Seorang wanita tiba-tiba masuk ke lapangan saat berlangsung pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) di lapangan Desa Hanum, Cilacap.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Tangkapan Layar Video Warga
Seorang istri memaksa suaminya keluar dari lapangan saat pertandingan sepak bola antar kampung di lapangan Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/8/2022). Peristiwa yang terjadi saat laga dalam rangka HUT RI 2022 itu viral di media sosial. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seorang wanita tiba-tiba masuk ke lapangan saat berlangsung pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) di lapangan Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/8/2022).

Wanita yang datang masih memakai helm ini kemudian meminta satu di antara pemain yang tengah berlaga keluar dari lapangan.

Kejadian ini pun membuat wasit menghentikan sementara pertandingan.

Penontan di tribun pun heboh. Bahkan, ada yang merekam dan mengunggah video tersebut ke media sosial hingga menjadi viral.

Baca juga: Pantai Indah Widarapayung Cilacap Tetap Buka di Tengah Ancaman Gelombang Tinggi

Baca juga: Gelombang Tinggi, Ribuan Nelayan Kapal Kecil di Cilacap Nganggur

Dikutip dari Kompas.com, wanita tersebut ternyata istri dari pemain berkaus bernomor punggung 30.

Wanita ini kemudian berusaha menggandeng suaminya keluar lapangan.

Kepala Desa Bingkeng, Wartono mengungkapkan, kejadian itu terjadi saat pertandingan tarkam antara kesebelasan dari Desa Bingkeng melawan kesebelasan dari Desa Panulisan.

"Dalam pertandingan tersebut ada kejadian yang unik, terutama pemain dari warga kami. Itu tahu-tahu (istrinya) sudah ada di tengah lapangan, dia menjemput suaminya," kata Wartono kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Wartono mengatakan, tindakan perempuan dalam video itu merupakan tanda cinta istri kepada suaminya.

"Istrinya itu sayang kepada suaminya sehingga ditakutkan kejadian yang tidak diharapkan. Itu alasan utamanya," ujar Wartono.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved