Berita Nasional

Akui Subsidi Tak Tepat Sasaran, Pemerintah Pastikan Kuota Pertalite dan Solar Habis sebelum Desember

Pemerintah mengonfirmasi, kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite dan Solar, habis sebelum akhir tahun.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Antrean panjang pemotor saat mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Candi Mas Purwokerto, Jumat (12/8/2022).Pemerintah mengonfirmasi, kuota BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar habis sebelum akhir tahun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengonfirmasi, kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite dan Solar, habis sebelum akhir tahun.

Kondisi ini terjadi lantaran permintaan BBM bersubsidi melonjak dalam beberapa bulan terakhir.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, dari perhitungan, kuota Pertalite diperkirakan habis pada September.

Sementara, BBM bersubsidi jenis Solar, akan habis Oktober.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan kuota Pertalite sebanyak 23,05 juta kiloliter (KL) pada 2022.

Namun, hingga Juli 2022, realisasi konsumsi Pertalite di masyarakat ternyata sudah mencapai 16,84 juta KL.

"Setiap bulan (konsumsinya) 2,4 juta KL. Kalau ini diikuti, bahkan akhir September ini habis untuk (kuota) Pertalite," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Kamis (25/8/2022).

Baca juga: Bertemu Komisi 7 DPR RI, Menteri ESDM Pastikan Pemerintah Masih Evaluasi Opsi Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Sidang Paripurna DPR Bahas RUU APBN 2023 Diwarnai Penolakan Kenaikan Harga BBM hingga Promosi Capres

Sementara untuk Solar, tahun ini, pemerintah telah menetapkan kuotanya sebanyak 14,91 juta KL.

Dari jumlah tersebut, hingga Juli 2022, realisasi konsumsinya sudah mencapai 9,88 juta KL.

Jika mengikuti tren konsumsi itu maka sebelum akhir tahun, kuota Solar dipastikan sudah habis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved