Berita Nasional

Waspada Lonjakan Kasus Covid Awal Tahun, Presiden Jokowi Perintahkan Vaksinasi Anak di Bawah 6 Tahun

Presiden Joko Widodo memberi lampu hijau pemberian vaksinasi Covid-19 bagi anak di bawah enam tahun.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela meninjau vaksinasi Covid-19 di Pagelaran Keraton Solo, Rabu (29/9/2021). Menkes mengatakan, Presiden Joko Widodo memberi lampu hijau pemberian vaksinasi Covid-19 kepada anak di bawah enam tahun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberi lampu hijau pemberian vaksinasi Covid-19 bagi anak di bawah enam tahun.

Secara keseluruhan, tingkat risiko warga Indonesia tertular Covid-19 bakal meningkat pada enam bulan ke depan.

Itu sebabnya, vaksinasi bakal kembali digiatkan guna mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti rapat terbatas evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Selasa (23/8/2022).

"Salah satu inisiatifnya adalah, nanti, bapak Presiden minta vaksinasi untuk anak-anak di bawah 6 tahun. Nanti akan mulai kami jajaki," ujar Budi.

"Sudah ada vaksinnya (untuk anak usia di bawah 6 tahun) di dunia yang disetujui, vaksinasi pediatric namanya. Sekarang sedang kami jajaki," lanjutnya.

Baca juga: Gibran dan Sekda Solo Positif Covid-19 Usai Upacara HUT RI di Stadion Sriwedari, Tertular Siapa?

Baca juga: Gubernur Ganjar Sebut Capaian Jawa Tengah Pasca-Pandemi Covid-19 Meningkat Drastis

Selain vaksinasi untuk anak usia di bawah 6 tahun, Kemenkes juga akan kembali melakukan vaksinasi untuk kelompok lansia yang juga menderita penyakit bawaan (komorbid) dan saat ini kadar imunitasnya sudah turun.

Menurut Budi, jangka waktu vaksinasi para lansia tersebut sudah melebihi enam bulan.

"Karena, kita sudah tahu by name by address, nanti akan kami segera berikan alternatif vaksin yang adanya agar bisa meningkatkan kadar imunitasnya," ungkap Budi.

"Untuk menjaga level imunitas populasi Indonesia untuk siap-siap di awal tahun depan kalau misalnya ada varian baru," lanjutnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved