Breaking News:

HUT RI 2022

Setelah Akui Pancasila, Abu Bakar Ba'asyir Gelar Upacara Kemerdekaan RI di Ponpes Al Mukmin Ngruki

Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Suasana upacara bendera peringatan HUT RI di Ponpes Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Kamis (17/8/2022). Untuk pertama kalinya, ponpes pimpinan Abu Bakar Ba'asyir tersebut menggelar upacara bendera. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SUKOHARJO - Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Upacara yang berlangsung Rabu (17/8/2022) pagi, di halaman ponpes itu, dihadiri langsung pimpinan pondok, Abu Bakar Ba'asyir.

Sementara, bertindak sebagai inspektur upacara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Selama ini, Ponpes Al Mukmin Ngruki disorot karena tuduhan keterlibatan Ba'asyir dalam aksi teroris.

Ba'asyir diduga menjadi dalang aksi teror bom di Bali pada 2022 dan terkait pelatihan paham radikal di Provisi Aceh.

Baca juga: Tim Pancasila Tangguh Bertugas Kibarkan Merah Putih di Istana Negara, Pembawa Baki Siswi dari Kudus

Baca juga: Nama-nama dan Asal Sekolah 9 Anggota Paskibra HUT RI di Banyumas

Ba'asyir juga menjadi pimpinan Jaringan Jemaah Islamiah (JI), organisasi yang diyakini punya hubungan dengan Alqaeda.

Namun, dalam perkembangannya, beberapa waktu lalu, viral video Ba'asyir mengakui Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Dalam penjelasannya, Ba'asyir mengakui Pancasila setelah mendalami, mendapat bukti, dan alasan para ulama mendukung Pancasila.

Ba'asyir mengakui, upacara peringatan Kemerdekaan RI hari ini, merupakan yang pertama digelar di Ponpes Al Mukmin Ngruki.

Upacara HUT RI di Ponpes Ngruki tak beda dengan upacara yang digelar ditempat lain.

Prosesnya sama, di antaranya, adanya pembacaan teks proklamasi, pembacaan UUD dan Pancasila, hingga mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan.

Sementara, dalam sambutannya, Muhadjir mengatakan, Indonesia memiliki wilayah sangat luas dan jumlah penduduk yang sangat banyak.

Baca juga: Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI Kembali Digelar di Gunung Lawu Karanganyar, Ada Pesta Kostum!

Baca juga: HUT RI di Purbalingga Mengusung Tema tentang Soedirman, Ada Kirab hingga Lomba Melukis

Karenanya, masyarakat harus menyadari kebhinnekaan itu dan mengisi kemerdekaan dengan tetap menjaga persatuan untuk menjaga NKRI.

"Seperti pembukaan UUD, kemerdekaan kita diraih atas berkat rahmat Allah. Karenanya, kita wajib menjaga," kata Muhadjir.

Bukan hanya menjaga keutuhan NKRI, menurut Muhadjir, masyarakat Indonesia juga wajib mengisi kemerdekaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing sebagai warga negara.

Masyarakat juga perlu berbaur dan bertukar pandangan, atau interaksi dengan sesama anak bangsa.

Dengan begitu, masyarakat bisa semakin menyadari betapa beragamnya bangsa ini.

Sehingga, persatuan bangsa bisa lebih kuat untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan.

"Dengan sikap luwes, bisa memandang keberagamaan yang kaya yang dimiliki bangsa sebagai rahmat dari Allah," katanya. (*)

Baca juga: Biang Resah Dibekuk! Polisi Amankan 16 Anggota Gangster Banyumas, Bawa Celurit dan Samurai

Baca juga: Bukannya Memberantas, Kasat Resnarkoba Polres Karawang Malah Jadi Kurir Pil Ekstasi ke Klub Malam

Baca juga: Pasokan Mulai Melimpah, Harga Bawang Merah di Kota Semarang Anjlok. Tinggal Rp 25 Ribu/Kg

Baca juga: Bocah 7 Tahun Diduga Tenggelam saat Mancing di Kawunganten Cilacap, Hanya Ditemukan Sandal dan Kail

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved