Penembakan Brigadir J

63 Polisi Terseret Kasus Penyelidikan Pembunuhan Brigadir J, Kini Masih Diperiksa Itsus

Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyeret 63 personel polisi.

Editor: rika irawati
net
Kolase bekas Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo dan ajudannya mendiang Brigadir J. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyeret 63 personel polisi.

Kini, mereka diperiksa tim Inspektorat Khusus (Itsus) Polri.

Hasil pemeriksaan sementara, 35 personel diduga sebagai pelanggar.

"Itsus tetap kami bagi menjadi dua. Proses penyidikan tetap masih berjalan dan proses yang dilakukan oleh Itsus hari ini telah memeriksa 63 orang."

"Dari 63 orang ini, yang sudah dijadikan terduga pelanggar itu ada 35 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, dikutip dari YouTube Kompas TV, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Timsus ke Magelang, Telisik Peristiwa Penyulut Emosi Sambo Hingga Bunuh Brigadir J

Baca juga: Ahli Hukum Unsoed: Posisi Istri Ferdy Sambo Ngeri-ngeri Sedap

Dedi juga mengatakan, beberapa personel yang diduga menjadi pelanggar terkait kasus ini berada di tempat berbeda.

"Ditempatkan di Provost itu delapan orang, kemudian di Mako Brimob itu ada sembilan orang, kemudian di Bareskrim itu ada dua orang. Jadi totalnya ada 19 orang," tuturnya.

Selanjutnya, katanya, personel yang diduga menjadi pelanggar ini akan diperiksa apakah melakukan pelanggaran kode etik atau adanya obstruction of justice.

Sebelumnya, 31 personel polisi diduga melakukan pelanggaran kode etik maupun pidana soal kasus tewasnya Brigadir J.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved