Berita Nasional

Kemenhub Tunda Kenaikan Tarif Ojol. Hari Ini Masih Pakai Tarif Lama

Kementerian Perhubungan menunda kenaikan tarif ojek online (ojol) yang rencananya berlaku mulai hari ini, Minggu (14/8/2022).

Editor: rika irawati
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi sekelompok pengemudi ojek online (ojol). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunda kenaikan tarif ojek online yang sebelumnya diwacanakan berlaku mulai hari ini, Minggu (14/8/2022). 

Minta Dibatalkan

Anggota Komisi V DPR Irwan meminta agar kenaikan tarif ojek online yang diterapkan 14 Agustus dibatalkan.

Irwan mengatakan, masalah ojol bukan pada kenaikan tarif, akan tetapi adalah payung hukum yang mengaturnya.

"Sebaiknya, kebijakan itu dibatalkan dulu. Didiskusikan dulu dengan banyak pihak yang terdampak dan juga bisa dirapatkan dulu di Komisi V DPR RI."

"Ada apa kok Kemenhub ini serba naikin tarif? Kemarin juga setuju maskapai menaikkan tiket dari tarif batas atas," kata Irwan.

Baca juga: Apes! Tunggui Pesanan Makanan Konsumen, Ojol di Kota Semarang Ini Kehilangan Motor

Baca juga: Sedihnya Driver Ojol di Semarang Ini, Tabungan Rp 65 Juta Ludes setelah Ditelepon Orang Tak Dikenal

Irwan menilai, problematika utama terkait ojek online adalah mengenai payung hukum.

Sebab, kata dia, belum ada aturan yang mengatur terkait roda dua yang digunakan sebagai angkutan umum.

"Masalah ojol ini bukan di kenaikan tarif kok yang mendesak. Tapi problematik utamanya justru belum ada payung hukum yang mengaturnya. Selama ini, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ juga belum mengatur tentang penggunaan kendaraan roda dua sebagai sarana transportasi umum untuk mengangkut penumpang maupun barang," tuturnya.

Irwan lantas mempertanyakan untuk siapa kenaikan tarif ojek online ini, apalagi sekarang masyarakat sedang susah.

"Kenaikan tarif ini untuk siapa? Apakah pengemudi otomatis diuntungkan? Sementara potongan 20 persen masih sering dilanggar perusahaan aplikasi."

"Kenaikan ini bisa mengurangi jumlah penumpang. Ingat, ini masyarakat lagi pada susah, semuanya pada naik," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tuai Penolakan Hingga Disebut Dongkrak Inflasi, Akhirnya Kemenhub Undur Kenaikan Tarif Ojol.

Baca juga: Keselamatan Bharada E Kini Dijamin LPSK, Orangtua Dievakuasi ke Tempat Aman

Baca juga: Ribuan Seniman Jaranan dan Karawitan Kepung Lapangan Pancasila Semarang Pagi Ini

Baca juga: Gol Dewangga PSIS Dianulir saat Kontra Persib, Seperti Apa Aturan Lemparan ke Dalam atau Throw-in?

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved