Berita Semarang

Pengakuan Anggota Gangster di Kota Semarang: Sering Patroli Cari Musuh, Sasaran Pembacokan Acak

Pentolan gangster di Kota Semarang mengaku kerap keliling kota sambil membawa senjata tajam, hanya untuk mencari musuh.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Polisi mengamankan anggota gangster Pasar BK di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/8/2022). Tawuran antar geng di Kota Semarang meresahkan karena sering terjadi dengan korban bacok pengguna jalan yang tak bersalah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pentolan gangster di Kota Semarang mengaku kerap keliling kota sambil membawa senjata tajam, hanya untuk mencari musuh.

Kegiatan yang dinamai 'patroli cari musuh' itu bertujuan mencari musuh secara acak.

Tak heran, aksi ini sering kali berujung pembacokan warga sipil atau korban salah sasaran yang tak termasuk anggota geng.

Pengakuan ini disampaikan pentolan ganster Armi 059, FM (17), saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Rabu (10/8/2022).

"Yang pembacokan terakhir, saya disuruh teman, diajak dari Jalan Srinindito, nyari sampai ke Sampangan, kejar orang, balik lagi ke Srinindito," kata FM.

Baca juga: Meresahkan. Tawuran Gangster di Kota Semarang Memakan Korban Warga Sipil. 6 Remaja Kena Luka Bacok

Baca juga: Dendam Anggota Gangster Berujung Pembacokan, Seorang Pemuda Dilarikan ke RSUP Kariadi Semarang

Menurut FM, gangster Army 059 berdiri sejak dua tahun terakhir.

Gangster tersebut beranggotakan 11 orang.

"Kegiatannya cuma nongkrong sama cari musuh," tuturnya.

Selama dua tahun bediri, FM mengaku mengikuti beberapa kali tawuran dan tiga kali membacok orang.

"Ya, kegiatannya hanya cari musuh," ujarnya.

FM mengaku pernah mendekam di hotel prodeo karena kasus pembegalan di wilayah Gajahmungkur.

"Iya, saya pernah dipenjara, kasus 365 (pencurian dengan kekerasan) di Gajahmungkur. Ya, begal, ambil motornya, kena penjara 10 bulan," tuturnya.

Ditanya apakah puas selepas membacok korban, FM mengaku tidak puas karena korbannya, selama ini, bukan anggota geng alias salah sasaran.

"Saya bacok random, saya kira musuh. Musuh saya ya gangster lain," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved