Berita Magelang

Siswa SMP di Magelang Terancam Hukuman Mati, Bunuh Teman Sekelas karena Tepergok Curi HP

Siswa SMP asal Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, terancam hukuman mati setelah diduga membunuh teman sekelasnya.

Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi tersangka ditahan. Seorang pelajar SMP di Kabupaten Magelang terancam hukuman mati setelah membunuh teman sekelas karena tepergok mencuri telepon seluler (ponsel). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Siswa SMP asal Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, terancam hukuman mati.

Siswa berinisial IA (15) itu diamankan polisi atas kasus pembunuhan teman sekelanya, WS (13).

Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun mengatakan, tersangka akan dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.

"Pasal yang kami sangkakan kepada tersangka yaitu pasal 340 KUHP pidana tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup, atau maksimal 20 tahun (penjara)," terang Sajarod, di Mapolres Magelang, Senin (8/8/2022).

"Selain itu, juga kita lapis dengan Undang-undang Perlindungan Anak, pasal 80 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan atau denda Rp 3 miliar," imbuh Sajarod.

Baca juga: Perampok di Magelang Beraksi Menggunakan Pistol Milik Polisi Pati, Ini Penjelasan Kapolda

Baca juga: Bejat! Guru Ngaji di Magelang Cabuli 4 Anak Didik, Satu Orang Hamil 4 Bulan

Saat ini polisi telah menahan tersangka. Menurut Sajarod, tersangka pun telah mengakui perbuatannya.

Kasus pembunuhan ini terungkap setelah WS ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuh, di kebun kopi warga di Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Kamis (4/8/2022).

WS ditemukan sehari setelah Rabu (3/8/2022) dilaporkan orangtua ke Polsek Grabag karena tak pulang ke rumah.

Sebelum pergi dari rumah, WS dijemput IA dengan alasan belajar kelompok.

Dalam kasus ini, Sajarod mengatakan, penyidik tealh memeriksa setidaknya empat saksi.

Mereka adalah kedua orangtua korban, bibi korban yang dipamiti tersangka ketika menjemput korban di rumahnya, dan saksi lain yang melihat langsung tersangka mencuci tangan dan melihat bercak darah di baju tersangka.

"Bude (bibi) korban yang sempat dipamiti oleh tersangka, ketika menjemput korban, saat itu pamit hendak fotokopi tugas-tugas sekolah bersama korban," ungkap Sajarod.

Baca juga: Hilang 1 Bulan, Perempuan asal Kaliangkrik Magelang Ditemukan Tewas di Lereng Gunung Sumbing

Baca juga: Lakukan Penipuan Berkedok Arisan Online, 2 Warga Magelang Ditangkap Polisi. Keuntungan Rp 1 Miliar

Sajarod melanjutkan, adapun motif tersangka menganiaya korban hingga tewas karena sakit hati tersangka ketahuan mencuri handphone korban di kelas, pada awal Agustus 2022 lalu.

"Motifnya, sakit hati dikarenakan tersangka kepergok mencuri barang milik korban, yakni sebuah handphone di kelas. Karena yang bersangkutan atau pelaku ini ketahuan, sakit hati, sehingga punya inisiatif merencanakan untuk menghabisi korban," ungkap Sajarod.

Sajarod menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang untuk mendisiplinkan peraturan sekolah, utamanya terkait penggunaan alat komunikasi.

"Di samping itu, juga meningkatkan lagi kewaspadaan terhadap barang-barang milik masing-masing murid sehingga hal ini tidak memicu niat melakukan perbuatan jahat," ujar Sajarod. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bunuh Teman Sekolah, Pelajar SMP di Magelang Terancam Hukuman Mati".

Baca juga: Kasus ART di Tegalreja Cilacap Tewas di Rumah Majikan, Warga: Ramah, Sudah Puluhan Tahun Bekerja

Baca juga: Beli Ponsel Pakai Uang Palsu, Warga Pati Diringkus Polisi Kudus. Ketahuan karena Nomor Seri Kembar

Baca juga: 15 Kecamatan Masuk Zona Merah Pergerakan Tanah, BPBD Banyumas Ingatkan Kemungkinan Terjadi Agustus

Baca juga: Tinggal 3 Hari! 1000 Tiket Konser Dream Theather di Solo Tersedia On The Spot, Segini Harganya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved