Berita Purbalingga

Tak Pulang Tiga Hari, Kakek Sahudi Ditemukan Tewas di Saluran Air Desa Bumisari Purbalingga

Sahudi Darim (80), warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal di saluran air desa setempat, Sabtu.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Polres Purbalingga
Polisi dan warga mengevakuasi mayat Sahudi Darim (80), warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, yang ditemukan meninggal di saluran air desa setempat, Sabtu (23/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Seorang kakek bernama Sahudi Darim (80), warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal di saluran air desa setempat, Sabtu (23/7/2022) pagi.

Korban ditemukan warga yang sedang mencari kayu bakar.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

Kapolsek Bojongsari AKP I Made Nergo mengatakan, mayat Sahudi ditemukan sekira pukul 09.40 WIB.

Mayat ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Mistur (40), warga setempat yang sedang mencari kayu bakar.

"Saat mencari kayu bakar, saksi mencium bau busuk di sekitar saluran air. Saat dicek, ternyata ada mayat tergeletak di lokasi tersebut," jelas kapolsek, Minggu (24/7/2022).

Baca juga: Punya Potensi, Dinperindag Purbalingga Berharap Bisa Produksi Motor Listrik bersama IKM Logam

Baca juga: Bulan Dana PMI Purbalingga Dimulai. Tahun Ini, Target Dana Kemanusiaan Terkumpul Rp 1,7 Miliar

Baca juga: Desa Gembong dan Karangtalun Purbalingga Ditetapkan BPS sebagai Desa Cantik, Ini Maksudnya

Petugas dari Polsek Bojongsari dan Inafis Polres Purbalingga yang datang, dibantu warga, kemudian mengevakuasi jenazah.

Kemudian, bersama dokter Puskesmas Bojongsari, melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

"Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Dari ciri-ciri jenazah, diduga korban meninggal sudah sejak tiga hari yang lalu," jelas kapolsek.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum ditemukan meninggal, Sahudi pergi mencari kayu bakar pada Rabu (20/7/2022) pagi.

Namun, sejak saat itu, dia tidak kunjung pulang hingga ditemukan meninggal dunia.

"Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat sakit sesak napas."

"Selain itu, memiliki cacat fisik bawaan, kesulitan berjalan," ungkap kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini, Minggu 24 Juli 2022: Rp 1.005.000 Per Gram

Baca juga: Prakiraan Cuaca Purbalingga Hari Ini, Minggu 24 Juli 2022: Siang Berawan, Suhu 30 Derajat Celcius

Baca juga: Rahmad Darmawan Puji Permainan Ofan, Pergerakannya Mampu Hasilkan Penalti PSIS Semarang

Baca juga: Sergio Alexandre Akui Tidak Adanya Carlos Fortes Sangat Berdampak pada Permainan PSIS Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved