Berita Jepara

Mengaku Bujang, Gamer Asal Bekasi Cabuli Pelajar di Jepara. Modus Ajak Mabar di Kamar Hotel

Gamer asal Kota Bekasi, Jawa Barat, berinisial RD diringkus polisi atas laporan dugaan percabulan pelajar asal Jepara berinisial DT.

TRIBUNBANYUMAS/YUNAN SETIAWAN
Kapolres Jepara AKBP Warsono dan Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi menunjukkan barang bukti kasus gamer asal Bekasi mencabuli remaja di Jepara, dalam konferensi pers di Mapolres Jepara, Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Gamer asal Kota Bekasi, Jawa Barat, berinisial RD (31), diringkus polisi di Kabupaten Jepara. RD dilaporkan atas dugaan percabulan terhadap DT (15), seorang siswi di Jepara.

Pelaku dan korban sudah saling mengenal melalui gim daring.

Mereka sering bermain bareng ( mabar) gim Free Fire (FF). Dari pertemanan itu, kemudian pelaku meminta nomor handphone DT agar bisa berkomunikasi lebih lanjut.

Di percakapan Whatsapp, kepada DT, RD mengaku masih bujang.

Padahal, kenyataannya, RD sudah beristri dan mempunyai anak.

Sementara, DT, kepada RD mengaku sebagai mahasiswi semester dua sebuah universitas di Kabupaten Jepara.

Padahal, DT adalah pelajar.

Baca juga: Tepergok Ngamar di Hotel di Kudus, Dokter RSUD Kartini Jepara Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Persijap Jepara Umumkan Nama 3 Pemain Baru. Momen CLBK Asri Akbar

Dalam konferensi pers di Mapolres Jepara, Kamis (14/7/2022), Kapolres Jepara AKBP Warsono mengungkapkan, kejadian berawal saat Jumat (23/6/2022), pelaku menuju ke Jepara untuk menjemput korban.

Sekira pukul 21.30 WIB, RD menjemput DT di dekat rumahnya dan diajak ke hotel.

Saat di hotel, keduanya sempat mabar gim daring. Kemudian, RD merayu DT agar mau diajak berhubungan intim.

"Tersangka membujuk rayu dengan mengiming-imingi akan menikahi korban," kata Warsono.

Perwira polisi berpangkat melati dua itu membeberkan, kasus ini terungkap dari keluarga DT.

Saat itu, pihak keluarga mendapati DT tidak ada di kamar. Lalu, pihak keluarga mencari DT.

Orangtua DT meminta teman dekat DT menghubungi dan datang ke rumahnya.

Baca juga: Siap-siap! Tahun Ini, Pemkab Jepara Siap Buka Lowongan 1.015 PPPK. Mayoritas untuk Guru

Baca juga: Buntut Tuduhan Perawat Lecehkan Pasien, Manajemen RSUD Kartini Jepara Laporkan Pemilik Akun Twitter

Lalu, DT datang dengan RD, pada Sabtu (24/7/2022) siang. Di hadapan orangtua DT, RD mengakui perbuatannya.

"Langsung saja keluarga korban mengamankan tersangkan kemudian menyerahkan ke Polres Jepara untuk diproses lebih lanjut," imbuhnya.

Tersangka RD dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Pria yang sudah beristri dan punya tiga anak itu terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang, di antaranya pakaian. (*)

Baca juga: Pasar Sokawera Cilongok Banyumas Mulai Dibangun, Bupati Husein: Jangan Ada Titip-titip Pedagang

Baca juga: Petugas Lakukan Pengukuran Tanah Tahap Dua Milik Warga Wadas Purworejo, Jumlah Peserta Membengkak

Baca juga: Hilang 2 Hari, Warga Pecalungan Batang Ditemukan Tewas di Dalam Karung. Ada Sejumlah Luka di Wajah

Baca juga: Siap-siap! Pendaftaran Subsidi Tepat BBM di Purbalingga Mulai 1 Agustus. Tak Perlu Unduh MyPertamina

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved