Berita Demak

Dua Pusaka Sunan Kalijaga di Demak Dimandikan, Warga Berebut Cium Tangan Penjamas

Prosesi jamasan pusaka Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, Minggu (10/7/2022), berlangsung khidmat.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR
Peserta mengikuti kirab jamasan Pusaka Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, Minggu (10/7/2022). Prosesi memandikan pusaka milik Sunan Kalijaga ini digelar setiap tanggal 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan Iduladha. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Prosesi jamasan pusaka Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, Minggu (10/7/2022), berlangsung khidmat.

Tradisi yang berlangsung setiap tanggal 10 Dzulhijjah itu dimulai dengan kirab pusaka dari Pendopo Pangeran ke makam Sunan Kalijaga.

Kirab diiringi lagu lir-ilir ciptaan Sunan Kalijaga.

Kegiatan ini juga diikuti prajurit Parampogan Prawiro Rakso Adat Nuswantoro dari Kasultanan Yogyakarta.

Sesampainya di makam Sunan Kalijaga, para penjamas muali mempersiapkan ritual.

Baca juga: Cek Tol Semarang-Demak, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Ingatkan Kontraktor Soal Konstruksi

Baca juga: Tolak Penghapusan Honorer, Bupati Eisti Pastikan Pemkab Demak Mampu Bayar Honorer Non-ASN

Sebelum menjamas atau memandikan pusaka, mereka membaca doa dan tahlil, kemudian masuk rumah cungkup ageng makam Sunan Kalijaga.

Ketua Yayasan Sunan Kalijaga Kadilangu Raden Purwadi Nugroho mengatakan, tradisi memandikan pusaka Sunan Kalijaga telah dilakukan turun temurun.

"Jamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga ini adalah tradisi adat turun temurun keluarga keturunan Sunan Kalijaga. Ada dua pusaka yang dijamas," jelasnya usai kegiatan.

Dua pusaka yang akan dijamas yakni Keris Kiai Carubuk ageman Sunan Kalijaga dan Rompi Kutang Anta Kusuma.

Prosesi memandikan dua pusakan itu dilakukan tujuh penjamas di rumah cungkup ageng makam Sunan Kalijaga secara tertutup.

"Penjamasan Pusaka Rompi Kotang Antakusuma dilakukan yang pertama dengan mata tertutup. Ini sesuai wasiat langsung dari Sunan Kalijaga," urainya.

Baca juga: Geruduk Balai Desa, Warga Wilalung Demak Tolak Seleksi Perades Digelar sebelum Pilkades

Baca juga: Warga Demak Meninggal Mendadak saat Dipijat di Panti Pijat Genuk Semarang

Kemudian, dilanjutkan dengan penjamasan Keris Kiai Carubuk Ageman Sunan Kalijaga.

Usai dimandikan, dua pusaka itu dikembalikan ke pusara makam Sunan Kalijaga.

Sementara, warga yang menunggu di pintu cungkup ageng makam Sunan Kalijaga segera berebut mencium tangan para penjamas.

Mereka ingin mendapat minyak sisa jamasan pusaka yang menempel di tangan para penjamas.

Mereka meyakini, mencium tangan penjamas usai memandikan pusaka, dapat mendatangkan keberkahan. (*)

Baca juga: Ramah Lingkungan, Panitia Iduladha di Kracak Banyumas Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati

Baca juga: Sambut Iduladha, Warga Berbagai Umur di Kecamatan Banyumas Ramaikan Lomba Takbir Keliling

Baca juga: Ikut Salat Iduladha di Menara Teratai Purwokerto, Bupati Banyumas Serahkan 6 Sapi Kurban

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Minggu 10 Juli 2022: Rp 1.004.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved