Berita Purbalingga

Tingkatkan Kesadaran akan Diabetes, Dinkes Purbalingga Cek Gula Darah 2.400 Warga

Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga memeriksa kesehatan warga Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga, Senin (4/7/2022).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Pemkab Purbalingga
Petugas dari Puskesmas Purbalingga mengecek kadar gula darah warga Kelurahan Purbalingga Wetan di kantor kelurahan setempat, Senin (4/7/2022). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kepedulian warga terhadap penyakit diabetes. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga memeriksa kesehatan warga Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga, Senin (4/7/2022).

Pemeriksaan yang dilakukan di kantor Kelurahan Purbalingga Wetan ini menjadi bagian dari upaya Dinkes meningkatkan kesadaran warga dalam mencegah diabetes.

Dalam kesempatan itu, Dinkes Purbalingga menyediakan 2.400 stik untuk mengecek kadar gula darah warga.

Hal tersebut disampaikan Dian Setiarini, petugas kesehatan dari Puskesmas Purbalingga.

Dian mengatakan, upaya pencegahan penyakit tidak menular, semisal diabetes, harus dilakukan lewat pengecekan kesehatan.

"Pengecekan ini untuk warga berusia 15 hingga 59 tahun," jelasnya dalam rilis yang diterima, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Membanggakan! Perenang Putri Purbalingga Zahra Okta Gondol 4 Medali Emas di Krapprov Jateng 2022

Baca juga: Petakan Kekuatan Atlet Daerah Lain, Klub Taekwondo Purbalingga Gelar Turnamen Persahabatan

Baca juga: 6 Kuliner Populer Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Purbalingga, Ada Soto hingga Gulai

Sejauh ini, ditemukan satu orang dengan kadar gula darah hingga 300.

Angka tersebut tergolong tinggi sehingga perlu dilakukan langkah lanjutan berupa imbauan menjaga pola makan dan pengawasan.

"Orang tersebut diketahui tidak menjaga pola makan sehingga kadar gula darahnya tinggi. Sehingga, kami harus melakukan pengawasan," imbuhnya.

Dian pun mengimbau penderita diabetes menjaga pola makan untuk menjaga kesehatan. Di antaranya, mengurangi makanan manis, mengurangi konsumsi makanan yang tidak sehat yang dimungkinkan dari luar rumah.

"Kurangi jajan makanan di luar sehingga bisa meminimalkan risiko terkena diabetes," ungkapnya. (*)

Baca juga: Alasan Pelatih PSIS Semarang Lebih Pilih Yofandani Isi Starting Line-up Ketiimbang Ray Redondo

Baca juga: Diduga Tak Ada SMA Negeri, Mayoritas Lulusan SMP di Cilongok Banyumas Terpaksa ke Sekolah Swasta

Baca juga: Hadapi Kejahatan Berbasis Teknologi, Presiden Jokowi Minta Polri Selangkah Lebih Maju

Baca juga: Berharap Tuntutan Hukuman Berkurang, Dua Polisi Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3,049 Miliar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved