Berita Tegal

Jumadi Diminta Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Tegal, Buntut Loncat Partai ke PDIP

Wakil Wali Kota Tegal Jumadi diminta mundur dari jabatan setelah ketahuan pindah partai ke PDIP. Tuntutan mundur ini disampaikan 5 parpol pengusung.

Editor: rika irawati
PEMKOT TEGAL
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, saat mengikuti Webinar Peran Kepala Daerah dalam Penanganan Covid-19 dan Pengendalian Tembakau dari Ruang Command Room Dinkominfo Kota Tegal, Selasa (25/8/2020). Jumadi diminta mundur dari kursi wakil wali kota Tegal setelah pindah partai ke PDIP. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kepindahan Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) berbuntut panjang.

Jumadi diminta mundur dari jabatannya sebagai wakil wali kota oleh lima partai politik (parpol) pengusung pasangan Dedy Yon Supriyanto dan M Jumadi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Tegal 2018.

Saat pilkada tersebut, pasangan Dedy Yon- Jumadi diusung Partai Demokrat, Gerindra, PKS, PAN, dan PPP.

Untuk maju sebagai wakil wali kota, Jumadi juga mendafkan diri dan tercatat sebagai anggota Partai Demokrat hingga kegaduhan loncat partai muncul.

Desakan mundur sebagai wakil wali kota disampaikan juru bicara partai koalisi, Nur Fitriani, usai pertemuan untuk meminta klarifikasi Jumadi yang berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Senin (27/6/2022).

Pertemuan digelar secara tertutup dan dihadiri Dedy- Jumadi, serta para petinggi lima parpol pengusung, yakni dari Partai Demokrat, Gerindra, PKS, PAN, dan PPP.

"Meskipun tidak ada aturan yang melekat tetapi kita adalah manusia yang dibekali akal dan hati. Berbicara pindah partai, itu memang bebas dan semua punya hak untuk berserikat sesuai UU, tetapi ada etika,” kata Nur Fitriani kepada wartawan, seusai pertemuan di Hotel Bahari Inn, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Foto Bareng Wali Kota Solo Gibran Pakai Seragam PDIP, Wakil Wali Kota Tegal Jumadi Loncat Partai?

Baca juga: Bebas Bersyarat dari Penjara, Mantan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Ogah Lagi di Dunia Politik: Kapok!

Baca juga: Mie Bagi Pecinta Makanan Pedas di Lebaksiu Tegal: Mie Jebier, Harga Mulai Rp 6 Ribu

Baca juga: Es Dawet Daun Kelor Tegal, Minuman Menyehatkan Terbuat dari Bahan Alami

Nur Fitriani yang juga Ketua DPD PAN Kota Tegal mengungkapkan, kepindahan Jumadi ke parpol lain belum disertai dengan surat pemberitahuan.

Hal itu jelas membuat pihaknya kaget. Apalagi, tiba-tiba, Jumadi memberi pernyataan ke publik, akan memenangkan parpol yang dipilihnya saat ini, dalam Pemilu 2024.

Nur mengatakan, kelima parpol pengusung memberikan waktu kepada Jumadi untuk berpikir dan mengambil sikap agar tidak menggunakan keringat parpol pengusung untuk menjabat Wakil Wali Kota dengan sisa waktu yang ada.

"Jika ingin berpolitik dengan partai lain, silakan mundur dari jabatan sekarang. Tidak kemudian memanfaatkan keringat kami untuk sisa jabatan yang ada," katanya.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amirudin juga meminta Jumadi bersikap dewasa.

Apalagi, peran Jumadi sebagai Wakil Wali Kota, belakangan, juga tak tampak.

"Karena sudah pindah ke jalur yang lain dan peran selama menjadi wakil tidak maksimal, semestinya ada sikap yang lebih gentleman," katanya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved