Berita Jepara

Ini Hasil Investigasi Manajemen RSUD Kartini Jepara Soal Dugaan Pelecehan Seksual Perawat ke Pasien

Manajemen RSUD RA Kartini Jepara merampungkan investigasi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan perawat berinisial FA kepada pasien.

TRIBUNBANYUMAS/YUNAN SETIAWAN
Suasana di halaman depan RSUD RA Kartini Jepara, Selasa (28/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Manajemen RSUD RA Kartini Jepara merampungkan investigasi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan perawat berinisial FA kepada pasien pemilik akun Twitter @UpWanita.

Hasilnya, manajemen menyatakan FA tidak melakukan pelecehan seksual terhadap pasien, sebagaimana tuduhan dalam utas yang diunggah, Minggu (26/6/2022).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD RA Kartini Jepara Vita Ratih Nugraheni mengatakan, pihaknya telah menginvestigasi kasus tersebut dan meminta klarifikasi kepada perawat FA.

"Yang bersangkutan menyatakan dan telah membuat pernyataan tertulis di atas materai bahwa tidak pernah melakukan sebagaimana yang dituduhkan oleh akun @UpWanita," kata Vita dalam konferensi pers di Ruang Komite Medis, RSUD RA Kartini Jepara, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Speak Up di Twitter, Pasien RSUD Kartini Jepara Mengaku Dilecehkan Perawat

Baca juga: Pencuri Ayam Beraksi Jelang Subuh di Jepara, Ditangkap Warga, Polisi Upayakan Restorative Justice

Baca juga: Kuota Kurang, PPDB 18 SMP Negeri di Jepara Diperpanjang hingga 25 Juni 2022. Berikut Daftarnya

Karenanya, Vita meminta pemilik akun @UpWanita menyampaikan keluhan atau laporan secara resmi ke nomor telepon +6282137791415, bagian Humas RSUD RA Kartini Jepara.

Ia juga mempersilakan terduga penyintas mendatangi langsung bagian layanan aduan pelanggan RSUD RA Kartini.

Vita menjamin, identitas pengadu akan dirahasiakan.

Namun, apabila dalam waktu 2X24 jam sejak konferensi pers ini dilakukan, pemilik akun @UpWanita tidak melaporkan atau membuktikan tuduhannya, pihaknya meminta yang bersangkutan menarik unggahan yang telah ditulis di media sosial tersebut.

Vita juga menuntut permintaan maaf kepada RSUD RA Kartini Jepara yang dimuat di seluruh media massa.

"Atau, kami akan mengambil langkah hukum," ancamnya.

Vita menyatakan, hasil investasi diketahui, perawat FA bertugas di ruang kelas tiga, di Ruang Kemuning.

Setiap ruangan berisi tujuh tempat tidur pasien.

Antara pasien, terdapat sekat tirai gorden.

Total, ada 32 tempat tidur di ruang tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved