Berita Jepara

Bejat! Ayah di Jepara Tega Cabuli Anak Tiri, Ancam Korban saat Istri ke Sawah dan Mengaji

Seorang ayah di Mayong, Jepara tega memperkosa anak tirinya. Aksi ini dilakukan saat ibu korban ke sawah dan pergi mengaji.

TRIBUNBANYUMAS/YUNAN SETIAWAN
Tersangka J, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Jepara, Selasa (21/6/2022). J dilaporkan ke polisi karena memperkosa anak tirinya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Bejat adalah kata yang pantas disematkan terhadap perilaku J, warga Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Pria 41 tahun itu, tega memperkosa anak tirinya, berinisial LA (18).

Yang membuat miris, aksi bejat itu telah dilakukan empat kali, sejak 2018.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi menyampaikan, kejadian pertama terjadi pada 15 Juni 2018.

Saat itu, LA masih duduk di bangku SMA.

"Korban pulang sekolah sekitar 14.30 WIB, kemudian korban masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar."

"Di rumah itu ada J, ayah sambung korban. J memanfaatkan momen istrinya pergi ke sawah," kata Rozi, saat konferensi pers di Satreskrim Polres Jepara, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Kiper Andalan Persijap Jepara Resmi Pindah ke Tim Peserta Liga 1 PSM Makassar

Baca juga: Kabar Baik! 138 Ternak di Jepara Sudah Sembuh dari PMK

Baca juga: Antrean Pertalite SPBU di Jepara Selalu Panjang, Pemkab Ajukan Penambahan Kuota Ke BPH Migas

Baca juga: Ketemu MUI dan Polres, Khilafatul Muslimin Jepara Sepakat Menghentikan Kegiatan

Melihat LA istirahat di kamar, J mendatangi. Dia mengancam akan membunuh korban dan ibu korban apabila tidak mau menuruti permintaannya.

"Korban terpaksa melayani tersangka," imbuh Rozi.

Kejadian ini pun berulang saat istri J tak di rumah. Bahkan, aksi bejat dilakukan saat sang istri pergi mengaji.

Rozi mengungkapkan, kejahatan ini terungkap setelah korban melapor ke Polres Jepara, Rabu (15/6/2022).

Dari laporan ini, pihaknya memeriksa empat saksi, termasuk korban.

Kemudian, pada Minggu (19/6/2022), tersangka J ditangkap di rumahnya.

Selain mengamankan J, polisi juga membawa sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian milik korban.

"Terhadap J, kami terapkan Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujarnya. (*)

Baca juga: Puluhan Bangkai Domba Ditemukan di Sungai Serang Susukan Kabupaten Semarang, Diduga Mati Akibat PMK

Baca juga: Empat Anggota DPRD Kudus dari Partai Gerindra Dilaporkan ke Badan Kehormatan, Diduga Buntut PAW

Baca juga: HASIL Persis Solo Vs PSIS Semarang Piala Presiden: Baru Gabung, Dewangga Langsung Cetak Gol

Baca juga: Buruh Pabrik di Kawasan Tanjung Emas Semarang Stres. Rob Kembali Melanda, Mereka Diliburkan Lagi

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved