Berita Semarang

Kota Semarang Kini Punya Kelas Khusus Olahraga Tingkat SMP, Angkatan Pertama Lolos 48 Siswa

Sebanyak 48 siswa lolos seleksi kelas khusus olahraga (KKO) yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Dispora Kota Semarang
Siswa mengikuti tes bakat olahraga untuk masuk kelas khusus olahraga di Gor Manunggal Jati, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 48 siswa lolos seleksi kelas khusus olahraga (KKO) yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.

Kelas khusus ini akan dipusatkan di SMP Negeri 3 Semarang.

Kepala Dispora Kota Semarang Fravarta Sadman mengatakan, dari 48 siswa tersebut nantinya dibagi dalam dua kelas, masing-masing 24 siswa.

Mereka merupakan siswa-siswi dari sekolah dasar yang memiliki potensi di tujuh cabang olahraga (cabor), yaitu panahan, silat, tenis meja, voli, senam, atletik, dan wushu.

Fravarta mengatakan, seleksi telah dilakukan Dispora Kota Semarang bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 11-12 Mei 2022 lalu.

Seleksi yang dilakukan meliputi tes bakat olahraga dan wawancara.

"Hari ini, pengunguman semua cabor. Setiap cabor sudah terpilih tapi memang tidak semua sesuai kuota. Misalnya, di panahan, kami butuh enam, yang ikut hanya empat. Itu pun tidak semua masuk kategori."

"Akhirnya, diambilkan cabor lain yang gradenya sesuai, bisa untuk menutup kekurangan," jelas Fravarta, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Tim Advokat Semarang Berencana Ajukan Grasi untuk Terpidana Narkoba, Yosep: Kankernya Sudah Parah

Baca juga: Berpisah dengan PSIS Semarang, Komarodin Sampaikan Pesan Ini kepada Suporter Mahesa Jenar

Baca juga: Bawaslu Kota Semarang Buka Lowongan Pengawas Pemilu 2024, Pendaftaran Sudah Dibuka

Baca juga: Dramatis! Warga Bersama-sama Selamatkan Sopir, Truk Vs Crane di Silayur Ngaliyan Semarang

Tahapan sepanjutnya, pihaknya akan mengumpulkan seluruh atlet yang terpilih, beserta orangtuanya, untuk melakukan administrasi berkaitan dengan akademis di SMP Negeri 3 Semarang.

Sekaligus, Dispora akan menyampaikan persiapan pembelajaran, jadwal latihan, hingga hak dan kewajiban siswa KKO.

"Kalau tahun ajarannya mulainya bareng dengan kelas umum, tapi pelatihannya lebih awal dari proses belajar mengajar," tambahnya.

Menurutnya, kurikulum pendidikan untuk siswa KKO sama dengan siswa lain.

Hanya saja, ada tambahan kurikulum khusus sesuai cabang atau bakat olahraga yang dimiliki masing-masing siswa.

Siswa KKO sama seperti siswa lain dalam mengikuti pembelajaran.

Ditambah, ada sesi khusus yang bisa diambil pagi atau sore, setelah pelajaran umum. Mereka akan dilatih pelatih masing-masing cabor. (*)

Baca juga: Mulai Dikerjakan, Enam Ruas Jalan di Purbalingga Sebentar Lagi Mulus

Baca juga: Harga Cabai Tembus Rp 90 Ribu/Kg, Dinperindag Banyumas Minta Warga Kurangi Konsumsi

Baca juga: Siap-siap! Rekruitmen PPPK Guru 2022 Segera Dibuka, Ini Prioritasnya

Baca juga: Waspada! Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Masuk Indonesia, Terdeteksi Awal di Bali

 

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved