Berita Purbalingga

Karate Makin Diminati Pelajar Purbalingga, Popda Tingkat Kabupaten Banjir Peserta

Cabang olahraga (cabor) Karate di Kabupaten Purbalingga semakin memasyarakat. Ini terlihat dari banyaknya peserta popda karate tingkat kabupaten.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Seorang peserta unjuk kebolehan di hadapan juri dalam Pesta Olahraga Pelajar Daerah (Popda) cabor karate tingkat Kabupaten Purbalingga, di Gedung Sarwa Guna, Purbalingga, Kamis (19/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS, PURBALINGGA - Cabang olahraga (cabor) Karate di Kabupaten Purbalingga semakin memasyarakat.

Hal tersebut disampaikan Juni Istianto, ketua Panitia Popda Cabor Karate, Kamis (19/5/2022).

Menurut Juni, ini terlihat dari banyaknya partisipasi sekolah yang mengirim atlet dalam pesta olahraga yang digelar di Gedung Sarwa Guna itu.

Menurut Juni, lebih dari 80 persen sekolah di Purbalingga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Popda cabor Karate itu.

Hal tersebut menjadi hal baik karena masyarakat Purbalingga, khususnya sekolah, mulai menjadikan karate sebagai tren.

"80 persen sekolah ikut cabor karate ini. Ini menjadi penanda bahwa karate makin memasyarakat di Kabupaten Purbalingga," kata Juni dalam rilis yang diterima.

Baca juga: Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Purbalingga Butuh Anggaran Rp 19,9 Miliar

Baca juga: 1.640 Guru Honorer Purbalingga Resmi Jadi PPPK, Bupati Tiwi: Mudah-mudahan, Semakin Semangat Bekerja

Baca juga: 9 Sapi Terindikasi Terkena Penyakit Mulut dan Kuku, Bupati Purbalingga Belum Akan Tutup Pasar Hewan

Baca juga: Bupati Purbalingga Dorong Kades yang Purnatugas Kembali Mencalonkan Diri di Pilkades, Ini Alasannya

Juni mengatakan, Popda cabor Karate tingkat Kabupaten Purbalingga ini mempertandingkan berbagai kelas dan jenjang.

Untuk putra, ada enam kelas yang dipertandingkan sedangkan untuk putri, ada empat kelas yang dipertandingkan.

Mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA, akan memperebutkan juara 1, 2 dan 3.

"Untuk SD, tidak akan dikirimkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu tingkat karesidenan karena masih dalam transisi pasca Covid-19."

"Untuk jenjang lain, juara satunya akan kami kirimkan ke tingkat Karesidenan," katanya.

Dia menambahkan, selama dua tahun masa pandemi Covid-19, perkembangan karate di Purbalingga sedikit mengalami dinamika.

Para atlet tetap berlatih namun tidak ada tolak ukur perkembangan dan pertandingan hanya dilakukan secara daring.

"Jelas berpengaruh karena tidak ada tolok ukur yang jelas tentang perkembangan dan hanya diadakan secara online, kami mengirimkan video," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Ombudsman Jateng Buka Posko Pengaduan PPDB, Laporan Bisa Disampaikan via Daring

Baca juga: Waspada! BMKG Prediksi Jateng Dilanda Cuaca Ekstrim hingga 21 Mei, Ini Sebaran Daerahnya

Baca juga: Babak Pertama Indonesia vs Thailand di Semifinal SEA Games 0-0, Rachmat Irianto Isi Posisi Asnawi

Baca juga: Tambah 3 Emas, Indonesia Naik ke Peringkat Tiga Klasemen SEA Games 2021. Ungguli Filipina

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved