Berita Blora

Investasi Online Rp 3 Miliar Pakai Dana Polres Blora, Polisi Pasangan Suami Istri Ditahan

Pasangan suami istri polisi di Blora, Jawa Tengah, terancam hukuman masing-masing empat tahun penjara.

Editor: rika irawati
TribunJabar.id
Ilustrasi korupsi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Pasangan suami istri polisi di Blora, Jawa Tengah, terancam hukuman masing-masing empat tahun penjara.

Keduanya diduga mengorupsi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga Rp 3 miliar.

Pasangan suami istri tersebut adalah Bripka Etana Fany Jatnika dan Briptu Eka Mariyani.

Kasi Intel Kejari Blora Jatmiko mengatakan, pihaknya telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polres Blora pada Rabu (11/5/2022).

"Dalam hal ini, atas nama tersangka Eka Mariyani dan Etana Fany Jatnika, dalam perkara dugaan tindak pidana penyelewengan PNBP Polres Blora sejak tahun 2021," ucap Jatmiko saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Ratusan Pemudik di Terminal Ngawen Blora Telantar, Armada Bus Arus Balik Kurang

Baca juga: 14 Tahun Selalu Bertugas di Pos Mudik Lebaran di Blora, Aiptu Kardi: Senang Bisa Melayani Masyarakat

Baca juga: Bupati Blora Ancam Sanksi ASN Bolos Kerja Hari Pertama Masuk setelah Libur Lebaran, Saya Sidak!

Dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan keduanya terkuak saat uang yang disetorkan hanya berjumlah Rp 14 miliar.

Padahal, seharusnya, dalam setahun, setoran uang yang masuk ke PNBP berjumlah Rp 17 miliar.

"Jadi, pada laporan akhir serah terima itu ada temuan selisih sekitar Rp 3 miliar. Di situlah ada uang yang tidak disetorkan," kata dia.

Lebih lanjut, Jatmiko menerangkan uang yang tidak disetorkan tersebut ternyata malah digunakan untuk investasi oline Paypal pada kurun waktu Juli sampai Desember 2021.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sepasang suami istri yang berprofesi sebagai polisi tersebut terancam hukuman pidana minimal 4 tahun penjara.

"Di sini, kami dakwakan Pasal 2 subsider Pasal 3 UU Tipikor juncto 55," terang dia.

Saat ini, keduanya telah dibawa ke rutan Blora untuk menjalani penahanan.

"Jadi, para tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan, dan akan kami segera limpahkan ke pengadilan Tipikor Semarang untuk disidangkan," ujar dia.

Sementara, untuk barang bukti yang disita antara lain, kendaraan bermotor, ponsel, sejumlah dokumen hingga buku rekening. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Oknum Polisi di Blora Terlibat Kasus Korupsi Rp 3 Miliar, Uangnya untuk Investasi Online".

Baca juga: 4 Bus Rombongan Wisata Sekolah Kecelakaan Karambol di Tol Karanganyar, 1 Orang Tewas

Baca juga: Emak-emak Nekat Terobos Palang Pintu Kereta Api di Brebes, Tewas Tertabrak KA Dharmawangsa

Baca juga: 32 Desa di Batang Bakal Gelar Pilkades Serentak 2022, Berikut Tahapannya

Baca juga: Truk Kontainer Tabrak Rumah di Pantura Tegal: Proses Evakuasi Terhambat Karena Lalu Lintas Padat

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved