Berita jateng

Ganjar Bolehkan Warga Terbangkan Balon Udara, Tapi Ada Aturan Tegas agar Tak Bahayakan Penerbangan!

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan tradisi syawalan dengan menerbangkan balon udara tidak boleh dilakukan.

IST
berita jateng 27042022_1938 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan tradisi syawalan dengan menerbangkan balon udara tidak boleh dilakukan. Ganjar mengatakan, penerbangan balon diperbolehkan dengan opsi diikat.

Hal itu disampaikan Ganjar usai memimpin rapat forkopimda di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (27/4). Tradisi syawalan dengan menerbangkan balon masih dilakukan sejumlah daerah di Jawa Tengah.

“Nggak. Saya sudah sampaikan dan bahkan sudah saya tulis di atas gedung kantor Pemprov bahwa harus diikat. Jadi dulu kita sudah bicara tradisi itu berjalan dan kemudian semua melarang. Terus saya bilang nggak usah dilarang tapi diikat,” tegas Ganjar.

Baca juga: Bagaimana Kondisi dan Stok Pangan Jateng Hadapi Mudik dan Lebaran? Ini Penjelasan Ganjar

Baca juga: Ganjar Ingatkan Pengelola dan Pedagang di Rest Area Tol untuk Jaga Prokes dan Kebersihan

Ganjar menegaskan, tidak boleh ada penerbangan balon udara karena membahayakan. Cara lain agar tradisi tetap bisa dilakukan, kata Ganjar, bisa dibuat model festival hingga lomba.

“Tapi diikat. Sehingga ketinggiannya teratur dan orang bisa melihat dengan bagus,” ujar Ganjar.

Baca juga: Apa Saja Kriteria Desa Tanguh Becana yang Ideal Menurut Gubernur Ganjar?

Baca juga: Peringatan Nuzulul Quran, Ustaz Dasad Latif Ingatkan Ganjar Soal Kaitan Alquran-Pemerintah

Sebagai informasi, di Kota Pekalongan akan dilaksanakan penerbangan balon udara sebagai tradisi syawalan masyarakat setempat. Komunitas Sedulur Balon Pekalongan sebagai panitia, memodifikasi kegiatan dengan syarat balon ditambatkan atau diikat.

Ganjar pun telah berkomunikasi dengan pihak Pemkot Pekalongan. Menurut Ganjar, hal ini bukan kali pertama sehingga dari pihak pemda juga telah mengerti aturannya.

“Sudah. Ini kan sudah berkali-kali, bukan baru hari ini, itu sudah berkali-kali,” tandasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved