Berita Tegal

Saat Menjalankan Ibadah Puasa Apakah Aman Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Penjelasannya

Pada bulan puasa kali ini, ada sebagian masyarakat yang mungkin belum mengetahui apakah vaksinasi Covid-19 bisa membatalkan puasa?

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada siswa SMP Negeri 9 Purwokerto, Banyumas, Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Warga terutama umat islam yang hendak mudik Lebaran tahun ini ini harus mendapatkan vaksin lengkap bahkan booster atau dosis tiga.

Pada bulan puasa kali ini, ada sebagian masyarakat yang mungkin belum mengetahui atau masih bertanya-tanya apakah vaksinasi Covid-19 bisa membatalkan puasa?

Baca juga: Dinyatakan ODGJ, Pencuri Kunci Motor di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal Tak Diproses Hukum

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ruszaeni menjelaskan bahwa semuanya sudah tertera di surat edaran atau fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 13 tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa.

Dalam fatwa tersebut dikatakan bahwa vaksin Covid-19 bisa disuntikkan ke masyarakat meskipun sedang berpuasa.

Tapi syaratanya dengan injeksi (suntikan) intramuscular sehingga tidak membatalkan puasa.

Baca juga: Ramadhan 2022, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari ke-3 Kabupaten Tegal Selasa 5 April 2022

Sedangkan yang dimaksud injeksi intramuscular, mengutip dari halodoc.com, adalah injeksi yang dilakukan untuk mengantarkan suatu zat ke dalam otot, dengan tujuan dapat diserap dengan cepat oleh pembuluh darah.

"Sesuai Fatwa MUI suntik vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa, jadi bagi masyarakat yang ingin suntik silahkan saja.

Tapi kami menyarankan sebaiknya dilakukan saat pagi hari, setelah buka puasa, atau tarawih juga lebih bagus," jelas Ruszaeni, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/4/2022).

Baca juga: Ramadhan 2022, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Wilayah Kota Tegal Besok Selasa 5 April 2022

Saat ditanya kenapa menyarankan pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 saat pagi hari dan setelah buka puasa, Ruszaeni mengungkapkan tidak ada alasan khusus melainkan lebih kepada mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sehingga disarankan antara pukul 09.00 WIB - 11.00 WIB, dan malam hari lekas berbuka puasa atau setelah salat tarawih.

"Sebetulnya, vaksin Covid-19 yang kami suntikan aman-aman saja, tapi ya untuk jaga-jaga atau antisipasi.

Tapi intinya, meskipun sedang berpuasa dan ingin suntik vaksin tidak ada masalah dan tidak ada pantangan, baik dari sisi agama maupun kesehatan," tutupnya. (*)

Baca juga: Bermain Sepak Bola Api Ala Warga Pagerbarang Tegal, Tradisi saat Malam Ramadan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved