Berita Internasional

Fukushima Jepang Kembali Dilanda Gempa: Tokyo Sempat Gelap Gulita, Kereta Shinkansen Tergelincir

Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai Fukushima, Jepang utara, Rabu (16/3/2022).

Editor: rika irawati
AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Barang-barang di sebuah supermarket di Shiroishi, prefektur Miyagi, berserakan di lantai, Kamis (17/3/2022), setelah gempa berkekuatan 7,3 SR mengguncang Jepang timur, Rabu (16/3/2022) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, FUKUSHIMA - Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai Fukushima, Jepang utara, Rabu (16/3/2022).

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana mengatakan, kejadian tersebut membuat dua orang tewas dan 94 lainnya terluka, termasuk empat orang mengalami luka serius.

Lebih dari dua juta rumah di daerah Tokyo menjadi gelap gulita karena aliran listrik terputus akibat gempa tersebut.

Dikutip Tribunnews.com dari The Guardian, gelombang tsunami 30 sentimeter mencapai pantai di Ishinomaki, yang terletak sekitar 390 kilometer dari timur laut Tokyo.

Sebelumnya, Badan Meteorologi melaporkan, gempa berkekuatan 7,3 namun merevisinya menjadi 7,4 SR.

Kerusakan akibat gempa

Rekaman milik kantor berita terkemuka di Jepang, NHK, menunjukkan, dinding yang rusak dari sebuah gedung department store jatuh ke tanah dan pecahan jendela berserakan di jalan dekat stasiun kereta api utama di kota Fukushima, sekitar 60 kilometer dari garis pantai.

Jalan-jalan retak dan air mengalir dari pipa-pipa bawah tanah.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Fukushima Jepang, KBRI Tokyo Terus Pantau WNI

Baca juga: Dikunjungi Dubes Jepang, Gubernur Ganjar Sampaikan Niat Kerja Sama Soal Penanggulangan Bencana

Baca juga: Inilah Ari Driyaningsih, Mantan Guru SMKN 2 Purwokerto Ditunjuk Jadi Kepala Sekolah di Tokyo Jepang

Rekaman itu juga menunjukkan furnitur dan peralatan hancur di lantai di apartemen di Fukushima.

Tokyo Electric Power Company Holdings, yang mengoperasikan pembangkit nuklir Fukushima Daiichi, dimana sistem pendingin gagal setelah bencana 2011, mengatakan, para pekerja tidak menemukan kelainan di lokasi tersebut, yang sedang dalam proses penonaktifan.

Otoritas Regulasi Nuklir Jepang mengatakan, alarm kebakaran berbunyi di gedung turbin reaktor No 5 di Fukushima Daiichi tetapi tidak ada kebakaran yang sebenarnya.

Pompa air untuk kolam pendingin bahan bakar bekas di dua dari empat reaktor di Fukushima Daini berhenti sebentar, tetapi kemudian kembali beroperasi.

Fukushima Daini, yang selamat dari tsunami 2011, juga akan dinonaktifkan.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa terjadi pada pukul 23.36 pada kedalaman 60 km (36 mil) di bawah laut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved