Berita Video

Video 15 Ton Padi Milik Petani yang Sudah Dipanen Hanyut Akibat Banjir di Banyumas

Banjir yang terjadi di Desa Gebangsari, Tambak, Banyumas mengakibatkan total 15 ton padi yang sudah dipanen milik petani hanyut terdampak banjir.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Abduh Imanulhaq

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Berikut ini video 15 Ton Padi Milik Petani yang Sudah Dipanen Hanyut Akibat Banjir di Banyumas.

Banjir yang terjadi di Desa Gebangsari, Tambak, Banyumas mengakibatkan total 15 ton padi yang sudah dipanen milik petani hanyut terdampak banjir, Selasa (15/3/2022).

Selain itu, padi yang siap panen juga terendam banjir sehingga berpotensi gagal panen.

Padi di lahan persawahan yang belum dipanen sekitar 30 persen dari total luas sawah keseluruhan 200 hektare.

1 hektare sawah di Desa Gebangsari dapat menghasilkan 8 ton padi.

Sehingga total padi yang belum dipanen sebanyak 480 ton padi.

"Padi yang terdampak ada yang sedang dijemur hanyut, ada yang masih nunggu panen mengalami kerusakan.

Ada juga yang sedang disimpan di rumah tapi terendam," jelas Kepala Desa Gebangsari, Eko Adi Purwanto.

Padi yang terkena banjir berpotensi besar gagal panen karena roboh.

Kalaupun padi tidak roboh, padi akan berwarna hitam dan kualitas menurun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved