Berita Cilacap

Sungai Cikalong Meluap, Ratusan Rumah di 9 RT di Sidareja Cilacap Terendam Banjir

Seratusan rumah di Dusun Cikalong, Desa/Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, terendam banjir, Minggu (13/2/2022) malam hingga Senin (14/2/2022).

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seratusan rumah di Dusun Cikalong, Desa/Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, terendam banjir, Minggu (13/2/2022) malam hingga Senin (14/2/2022).

Banjir dipicu hujan deras dan gunungan sampah di bawah jembatan Jalan Bhayangkari di Dusun Cikalong.

Informasi yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Sidareja, total, ada sembilan RT di wilayah Dusun Cikalong yang terendam banjir.

Ketinggian air beragam, mulai dari 10 centimeter hingga 50 centimeter.

"Untuk ketinggian genangan air berbeda-beda, di dalam rumah berkisar 10 cm sampai 20 cm, di jalan 20 cm sampai 30 cm, dan kalau di pekarangan rumah tinggi genangan berkisar 30 cm hingga 50 cm," jelas Sugeng Santoso, petugas BPBD Kecamatan Sidareja, Senin.

Baca juga: Sempat Jadi Lokasi Bentrok Warga, Suasana Usaha di Sidakaya Cilacap Normal. Warga: Sudah Biasa

Baca juga: Minyak Goreng Murah Langka di Pasar Induk Majenang Cilacap

Baca juga: Pengendara Harap Sabar, Ada Pemasangan Pipa Pertamina di Jalur Cilacap-Jogja

Baca juga: Pikap Seruduk Bengkel di Cilacap, Sopir Diduga Mengantuk

Sugeng menuturkan, Dusun Cikalong memang langganan banjir saat musim penghujan tiba.

"Kalau banjir, di sini (Dusun Cikalong) ya rutin. Tiap tahun, kalau hujan, ya pasti terjadi banjir karena kondisi Sungai Cikalong yang semakin menciut dan ada penyumbatan sampah di jembatan. Jadinya, air meluap ke rumah-rumah warga," tuturnya.

Banjir yang merendam wilayah Cikalong diketahui terjadi sejak Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB dan baru surut Senin pagi, sekira pukul 04.00 WIB.

"Banjir dari malam, sekitar pukul 20.00 WIB, baru surut sekitar pukul 04.00 pagi. Saya ke sini (ke warung) pukul 03.00, banjir belum surut," ungkap Ratih, pemilik warung di Cikalong.

Pantauan di lapangan, Senin pagi, warga terlihat membersihkan lumpur sisa banjir yang tertinggal di rumah, warung, dan jalan kampung.

Baca juga: 4 Pemuda Habisi Nyawa Mantan Kapolsek Karena Masalah Sepele: Tidak Terima Disalip saat di Jalan

Baca juga: Pelajar dan Pemuda Banjarnegara Akui Pemeran Video Mesum Gay, Hasil Rekaman Dijual untuk Beli Motor

Baca juga: 12 SMA Terbaik di Kabupaten Banyumas Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Baca juga: Kunjungi Purbalingga, DPRD Jateng Ajak Warga Perketat Prokes di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Sutiyah (66), warag Dusun Cikalong, menceritakan, banjir sempat menggenangi rumah hingga ke bagian dapur di belakang.

"Rumah saya kebanjiran, pekarangan kena air semua, masuk rumah juga tapi cuma bagian belakang saja yang kena (banjir), depan nggak. Kemudian, saya angkat barang-barang, dipindahin," jelasnya.

Sutiyah mengatakan, wilayah tersebut memang langganan banjir. Bahkan, tahun lalu, banjir lebih besar menggenangi permukiman hingga ke rel kereta api yang berada di lokasi lebih tinggi.

Data dari BPBD Cilacap, tidak ada korba jiwa dalam kejadian itu. Begitu pun kerusakan bangunan maupun fasilitas umum. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved