Berita Pekalongan

Sungai Winong Meluap, Enam Dusun di Kabupaten Pekalongan Dikepung Banjir

Warga di enam dusun yang berada di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terendam banjir, Minggu (6/2/20222).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Foto udara banjir di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (6/2/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Warga di enam dusun yang berada di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terendam banjir, Minggu (6/2/20222).

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Winong dan guyuran hujan berintensitas tinggi sepanjang hari Sabtu (5/2/2022).

Hal tersebut diungkapkan Kades Gebangkerep Didi Mardiono, saat ditemui di lokasi banjir, Minggu.

"Ada enam dusun yang terendam banjir, yakni Dusun Sibangoh, Dukuh Banjarturi, Karangtengah, Banjardowo Selatan, Banjardowo Utara, dan Banjardowo Tengah," ungkap Didi Mardiono.

Baca juga: 108 KK di Lebakbarang Pekalongan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Bhayangkari Kirim Bantuan Sembako

Baca juga: Tak Bisa Pulang akibat Jembatan Karanganyar Pekalongan Longsor, Warga Menginap di Balai Desa Lolong

Baca juga: Mandi di Sungai Brondong Pekalongan, Bocah 9 Tahun Terseret Arus. Ditemukan Tewas di Pintu Bendungan

Ia menceritakan, di Desa Gebangkerep, rumah yang terendam banjir mencapai 515 rumah.

"Banjir tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu."

"Apabila tanggul Sungai Winong ditinggikan mungkin tidak banjir separah ini. Saya juga sudah sering mengusulkan peninggian tanggul tapi belum di acc oleh pemerintah daerah," imbuhnya.

Banjir yang melanda Desa Gebangkerep memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 1 meter.

Warga membuat rakit dari pohon pisang untuk menembus banjir di Desa Gebangkerep, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (6/2/2022).
Warga membuat rakit dari pohon pisang untuk menembus banjir di Desa Gebangkerep, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (6/2/2022). (TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO)

Sementara itu, Sutiarti (42), warga RT 02 RW 10 Dukuh Banjardowo Tengah, Desa Gebangkerep, mengatakan, banjir mulai masuk rumah sejak Sabtu, pukul 23.00 WIB.

"Biasanya, (saat terjadi) banjir di desa, jarang sekali masuk ke dalam rumah saya. Namun, kali ini, air banjir masuk ke rumah warga. Ketinggian airnya juga mencapai satu lutut orang dewasa," katanya.

Ia mengungkapkan, banjir telah mengganggu aktivitas warga.

"Sudah rumahnya terendam banjir ditambah suami lagi sakit, Mas," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, di wilayah Sragi, wilayah yang terendam banjir di antaranya Desa Gebangkerep, Desa Purwodadi, dan Desa Sumub Kidul.

Saat ini, tim dari BPBD, TNI, Polri, PMI, tim sar, dan relawan, sudah berada di lokasi banjir untuk melakukan koordinasi dan memberi pertolongan pertama kepada masyarakat. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Difasilitasi BKKBN dan Kagama, Warga Binaan Lapas Purwokerto Banyumas Terima Vaksinasi Booster

Baca juga: Dukung Penanganan Stunting dan KB di Purbalingga, BKKBN Kucurkan Dana Rp 11 Miliar

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun Emas Basarnas, Kantor SAR Cilacap Tanam 200 Pohon Mangrove

Baca juga: Tarif Reduksi Kereta Api Jarak Jauh Kembali Hadir, Ini Profesi yang Bisa Dapatkan Diskon 20-50%

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved