Pemprov Jateng

Gandeng KPK, Ganjar Ingin Pastikan Aktivitas Bank Jateng Bersih dari Tindak Korupsi

Bersihnya operasional Bank Jateng dari korupsi kemudian berpengaruh terhadap optimalnya pendapatan daerah.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama tim KPK di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Jumat (28/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengapresiasi Bank Jateng yang aktif bekerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sejak 2017, Bank Jateng bersama KPK rajin menggelar sosialisasi dan pelatihan anti korupsi.

Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, Direktur WIlayah III Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK mengatakan, pada intinya KPK ingin memastikan seluruh kegiatan Bank Jateng bersih dari korupsi.

Baca juga: Datang ke Semarang, Gubernur Sumbar Belajar Cara Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng

Baca juga: Ganjar Seharian Kenakan Pakaian Adat Lampung, Mahyeldi Terkesima Melihatnya

Baca juga: Ganjar Seharian Kenakan Pakaian Adat Lampung, Mahyeldi Terkesima Melihatnya: Tambah Gagah

Baca juga: Gotong Royong Bangun Kampung Keluarga Berkualitas, Ganjar: Ayo Kader PDIP Jateng Bergerak Bersama

Maka para karyawan Bank Jateng pun diberi pelatihan untuk mengenali bentuk-bentuk korupsi dan cara menghindarinya.

Seperti yang dilaksanakan baru-baru ini, KPK bersama PPATK melakukan sosialisasi Implementasi NCT (Non Cash Transaction) Pemda dan Penerapan GCG (Good Corporate Governence) di Kantor Pusat Bank Jateng Kota Semarang.

Edukasi tersebut menurutnya, sangat penting sebab para karyawan Bank Jateng bekerja dalam bisnis yang rentan terjadi korupsi.

"Contoh misal pada saat mereka menilai anggunan kredit, mereka bisa membesarkan, di-mark up penilaiannya."

"Kedua pasca pemberian kredit itu ada kick back, bahasanya ucapan terima kasih, seperti itu," katanya, di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Jumat (28/1/2022).

Bersihnya operasional Bank Jateng dari korupsi kemudian berpengaruh terhadap optimalnya pendapatan daerah.

"Konsen kegiatn KPK ini untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, di sana Bank jateng ini bagian daripada aset pemerintah yang memberikan devidennya pada pemilik saham yakni Pemprov dan Pemkab kota," katanya,

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan, kerja sama dengan KPK telah dilakukan oleh Pemprov Jateng sejak periode pertama dirinya menjabat.

Dirinya ingin memastikan segala kegiatan baik di pemerintahan maupun badan usaha milik daerah ( BUMD) bersih dari perilaku tindak pidana korupsi.

"Sejak awal itu kita sosialisasi gratifikasi itu apa, mana yang harus dilaporkan dan dikembalikan, agar semua tahu dan menghindari korupsi," tegasnya.

Kerja sama tersebut juga termasuk dengan Bank Jateng.

KPK mengawal seluruh kegiatan Bank Jateng dari pengelolaan keuangan hingga pengelolaan dan pengembalian aset.

"Ya aset, ya piutang, kalau ada masalah kita konsultasikan treatment-nya bagaimana."

"Seperti kredit macet Jakarta itu kita komunikasikan akhirnya kita pecat oknumnya dan kita juga dukung proses hukumnya," kata Ganjar. (*)

Baca juga: Melaju Terlalu ke Kiri, Mobil Masuk Parit di Tikungan Plesungan Karanganyar. Diduga Sopir Mengantuk

Baca juga: Pengendara Motor Alami Patah Tangan setelah Tertimpa Pohon Tumbang di Karangpandan Karanganyar

Baca juga: Penanganan Pungli di Pasar Tumenggungan Belum Berakhir, Bupati Kebumen Minta Polisi Tindak Pelaku

Baca juga: Beberapa Remaja Diciduk Petugas, Asyik Tenggak Miras di Room Karaoke Wilayah Kutowinangun Kebumen

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved