Berita Kesehatan

Februari 2022, RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Miliki Poliklinik Tumbuhkembang Anak

Layanan di poliklinik tumbuhkembang anak nantinya untuk memastikan tumbuhkembang anak sesuai dengan usianya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
RSUD dr Loekmono Hadi Kudus
Persiapan penyediaan fasilitas poliklinik anak di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kudus'>RSUD dr Loekmono Hadi  Kudus sedang menyiapkan poliklinik tumbuhkembang anak.

Poliklinik tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam mengatakan, layanan di poliklinik tumbuhkembang anak nantinya untuk memastikan tumbuhkembang anak sesuai dengan usianya.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Bupati Kudus Larang Arak-arakan Barongsai saat Imlek

Baca juga: Cari Tempat Nongkrong di Kudus? Coba ke Lavamong Coffe and Resto, Usung Nuansa Retro Menu Nusantara

Baca juga: Mengenal Bordir Ichik Kudus Milik Ruchayah: Berjaya saat Konflik 1965, Dikenal Lagi Berkat Khofifah

Baca juga: Dinkes Kudus: Fasilitas Kesehatan Milik Kesehatan Belum Boleh Lakukan Vaksinasi Booster

Mulai dari anak yang baru lahir hingga berusia remaja bisa memanfaatkan layanan di poliklinik tumbuhkembang anak.

Hakam mengatakan, maksimal pertengahan Februari 2022, poliklinik tumbuhkembang anak akan mulai dibuka.

Poliklinik tersebut, katanya, bisa menjadi langkah awal dalam mendeteksi gangguan pertumbuhan, perkembangan, gangguan mental emosional, autism, dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPHP) pada anak.

Pelayanan poliklinik tumbuh kembang anak menjadi sangat penting.

Kelainan tumbuhkembang yang dideteksi secara dini akan mendapatkan intervensi yang sesuai.

Kelainan tumbuhkembang yang terlambat dideteksi dan diintervensi dapat mengakibatkan kemunduran perkembangan anak dan berkurangnya efektivitas terapi.

"Dalam proses penyiapan poliklinik tumbuhkembang anak ini, kami studi banding RSUD RAA Soewondo Pati pekan lalu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (30/1/2022).

Terkait dengan sumber daya manusia, pihaknya telah menyiapkan tiga dokter spesialis anak, empat perawat yang konsentrasi di bidang anak, serta tim dari rehabilitasi medik.

Lewat pelayanan di klinik tumbuhkembang ini, anak bisa memperoleh layanan menyeluruh untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Deteksi dini menjadi kata kunci untuk memastikan anak bisa optimal dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

Rumah sakit sepenuhnya mendukung orangtua yang segera mengakses layanan skrining begitu mendapati ada gangguan yang mengarah ke masalah tumbuhkembang anak.

"Untuk menekan angka stunting di Kabupaten Kudus, kami jemput bola lakukan skrining ke sekolah terdekat untuk deteksi dini masalah tumbuhkembang anak," kata dia. (*)

Baca juga: Serabi Legendaris Mbok Sur di Jalan Bank Purwokerto Banyumas Tak Pernah Sepi Pembeli, Ada Sejak 1960

Baca juga: Belasan Rumah Warga Rusak, Dampak Hujan Disertai Angin Kencang di Susukan Banjarnegara

Baca juga: Pendaki Temukan Bongkahan Es di Puncak Gunung Slamet Purbalingga, Petugas: Terjadi Cuaca Ekstrem

Baca juga: Nyebur dan Tak Muncul Lagi, Dua Bocah di Wonosobo Ditemukan Tewas di Dasar Kedung

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved