Berita Banjarnegara

Dua Keluarga Diungsikan, Pergerakan Tanah Bergerak di Dusun Pringamba Banjarnegara Makin Parah

Haryono, warga Dusun Pringamba, Kabupaten Banjarnegara mengatakan, dua keluarga terpaksa harus diungsikan ke rumah rumah warga lain yang lebih aman.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Dua keluarga diungsikan karena pergerakan tanah di Dusun Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara makin parah, Kamis (20/1/2022).  

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di Dusun Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara semakin parah. 

Bahkan, beberapa warga harus diungsikan karena rumahnya tak lagi layak ditempati, Kamis (20/1/2022) 

Haryono, warga dusun setempat mengatakan, dua keluarga terpaksa harus diungsikan ke rumah warga lain yang lebih aman. 

Baca juga: Tahun Ini Banjarnegara Kejatah Bikin 32 Ribu Sertifikat Tanah Melalui PTSL, Tersebar di 29 Desa

Baca juga: Supono Seperti Mimpi, Gubugnya di Gemuruh Banjarnegara Didatangi Ganjar, Rumah Bakal Direnovasi

Baca juga: Pohon Duku Ambruk Timpa Rumah Warga Bandingan Banjarnegara, Penghuni Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Ditemukan di Banjarnegara, Guratan Cangkang Telur Mirip Lafaz Allah, Karyanto: Akan Saya Simpan

"Dua KK sudah diungsikan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis ( 20/1/2022). 

Dua keluarga dengan total 8 jiwa itu harus mengungsi karena rumah mereka rusak atau terancam longsor

Keluarga itu rumahnya berdekatan dengan mahkota longsor

Sehingga cukup berbahaya jika rumah mereka masih ditinggali. 

Rumah Nurdiyanto bahkan sudah rusak parah karena pergerakan.

Sementara rumah satu keluarga lainnya berada persis di samping mahkota longsor

Akses jalam menuju rumah itu juga sudah tertutup longsoran. 

Pergerakan tanah di Dusun Pringamba, menurut dia, sebenarnya sudah terjadi cukup lama.

Hanya tahun ini, kondisi pergerakan tanah di wilayah itu semakin parah. 

"Ini lokasi yang tahun kemarin longsor."

"Tahun ini kembali longsor namun lebih parah (dari tahun sebelumnya)," katanya. (*)

Baca juga: Kabar Baik! Gubug Mbah Salimah di Desa Bocor Kebumen Bakal Dibongkar, Dibangun Jadi Lebih Bagus

Baca juga: Polres Kebumen Masih Gencarkan Razia Masker meski Vaksin Boster Telah Diberikan, Ini Alasannya

Baca juga: Yoyok Sukawi Membaca Tim PSIS Semarang Saat Ini - Penampilan Mereka Lebih Kreatif, Tak Lagi Monoton

Baca juga: Chevaughn Walsh Masih Melempem saat Turun di Dua Laga PSIS Semarang, Begini Tanggapan Pelatih Dragan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved