Breaking News:

Berita Banyumas

Alami Batuk Pilek, 6 Guru di Banyumas Jalani Swab PCR. Alhamdulillah, Hasilnya Negatif

Kepala Disdik Banyumas Irawati mengatakan, saat awal pembukaan PTM 100 persen, dilakukan tes antigen secara acak kepada guru dan siswa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Pendidikan (Disdik) Banyumas memastikan, belum ada kasus Covid-19 di lingkungan sekolah, setelah dua pekan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen berjalan.

Kepala Disdik Banyumas Irawati mengatakan, saat awal pembukaan PTM 100 persen, dilakukan tes antigen secara acak kepada guru dan siswa.

Saat itu, tes dilakukan kepada guru yang mempunyai gejala.

"Ada enam guru yang ikut swab antigen acak di SD 1, 2, dan 3 Rejasari yang antigennya positif. Tapi, setelah di PCR, hasilnya negatif."

"Memang, kondisinya waktu itu batuk pilek ada yang kecapean, tapi akhirnya tidak ada masalah," ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Selamat! Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Banyumas Dinyatakan Tinggi Versi Ombudsman Jateng

Baca juga: Ditemukan Tergeletak di Sawah. Saat Didekati, Warga Banyumas Ini Ternyata Sudah Meninggal

Baca juga: Bus Sekolah Gratis Banyumas Kembali Beroperasi 11 Januari, Ini Dua Koridor yang Dilayani

Baca juga: Kepala SD di Jatilawang Banyumas Lega, Anak Didiknya Mulai Divaksin Covid: PTM Bisa Aman dan Nyaman

Irawati mengatakan, dari 160 SMP negeri dan swasta di Banyumas, semua sudah divaksin 100 persen.

Terpisah, Kadinkes Banyumas Sadiyanto mengatakan, capaian vaksinasi di Banyumas sudah mencapai 89 persen, atau 1.214.674 orang dari total target 1.398.427 orang.

Sementara, vaksinasi lansia sudah mencapai 70,86 persen atau telah mencapai 137.553 orang dari target total 194.112 orang.

Sementara itu, untuk vaksin anak 6-11 sudah mencapai 85 persen atau 134.995 anak.

Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu menambahkan, meskipun Banyumas masuk level 1, masyarakat tidak boleh terlena.

"Kita lakukan penyekatan di daerah yang bisa menjadi tempat kerumunan dan bersinergi dengan pemda, giat vaksin akan terus dilakukan untuk anak dan lansia termasuk task force," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Tak Pulang setelah Pamit Ambil Rapor, Siswi SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga Ditemukan di Yogya

Baca juga: Tepergok Curi Aki, Maling di Semarang Duel dengan Sopir Truk. Akhirnya Dibekuk Tim Elang Hebat

Baca juga: Kantor BRI di Pasar Kliwon Kudus Terbakar, Kepala Cabang Pastikan Jaminan Nasabah Aman

Baca juga: Peradi Karanganyar Gugat Seleksi Perdes Plumbon Karanganyar ke PTUN, Buntut Pelantikan Menantu Kades

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved