Berita Kesehatan

Belum Genap Sebulan Diumumkan, Kasus Omicron di Indonesia Melonjak hingga 254 Kasus

Kasus Omicron di Indonesia meningkat tajam sejak diumumkan pertama kali oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, 16 Desember 2021.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pasien Covid-19. 

"Masa penularannya pas (saat ada) di Jakarta karena pengusaha ya, jadi kan banyak bertemu orang," ucap Dwi saat dihubungi melalui telepon, Selasa.

Kasus kedua yakni dua kasus dari petugas kebersihan Wisma Atlet yang dinyatakan positif Covid-19 jenis Omicron.

"Kemudian, ada juga satu yang dia pekerja di restoran," ucap Dwi.

Sisanya, satu orang keluarga pelaku perjalanan yang dinyatakan terpapar Covid-19 varian Omicron.

Sementera untuk di luar Jakarta, sebelumnya, Menkes Budi menyebutkan, terdapat dua kasus Covid-19 dari varian Omicron dari pelaku perjalanan dari Medan ke Surabaya.

"Kemudian, satu kasus itu ada anak diplomat yang tertular kakaknya dari luar tapi dia tinggal di Indonesia," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/1/2021).

Baca juga: Kunjungan Pasien di Poli Jiwa Terus Meningkat, IDI Jepara Usulkan Pembangunan RSJ

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 5 Januari 2022: Rp 972.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, 5 Januari 2022: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Rabu 5 Januari 2022: Siang Diperkirakan Berawan, Suhu 30 Derajat Celcius

Budi juga mengatakan, terdapat kasus pasien terpapar Omicron asal Surabaya yang sempat melakukan perjalanan ke Bali.

"Satu lagi adalah couple (pasangan) yang jalan liburan ke Bali. Kemudian, dia pulang ke Surabaya lalu teridentifikasi di Surabaya," ujarnya.

Kebijakan Harus Isolasi

Kemenkes menerbitkan Surat Edaran Nomor.HK.02.01/Menkes/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron.

SE tersebut diteken Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 31 Desember 2021.

Dalam aturan baru tersebut, seluruh gubernur, bupati/walikota, kepala dinas kesehatan provinsi dan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota diminta untuk melakukan pencegahan kasus Covid-19 di antaranya:

Seluruh kasus probable dan konfirmasi varian Omicron baik yang bergejala (simptomatik) maupun tidak bergejala (asimptomatik) harus dilakukan isolasi di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Covid-19.

Kasus probable varian Omicron yaitu kasus konfirmasi Covid-19 yang hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan positif S-Gene Target Failure (SGTF) atau uji deteksi Single Nucleotide Polymorphism (SNP) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) mengarah ke varian Omicron.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved