Berita Kesehatan

Kasus Omicron Tembus 136, Kemenkes Imbau Warga Tak Kunjungi Turki dan Arab Saudi. Ini Alasannya

Kemenkes mengimbau masyarakat tidak bepergian ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang tinggi.

Editor: rika irawati
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Perkembangan kasus Omicron di Indonesia

Total kasus Omicron yang terkonfirmasi di Indonesia berjumlah 136 orang, berawal dari adanya kasus pertama pada Kamis (16/12/2021).

Melansir Kompas.com, varian Omicron atau B.1.1.529 diumumkan terdeteksi di Jakarta, tepatnya pada seorang petugas kebersihan yang bertugas di RS Wisma Atlet.

Perkembangan Omicron terus dipantau. Bahkan, kini, sudah diketahui adanya transmisi lokal varian baru ini.

Baca juga: Hasil Piala AFF 2020: Indonesia Jadi Runner Up, Pratama Arhan Dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik

Baca juga: Lagi, Petugas Lapas Semarang Temukan Bola Tenis di Branggang. Saat Dibuka, Berisi 58,79 Gram Sabu

Baca juga: Marah Ditagih Utang Rp 4 Juta, Pria Warga Kemranjen Banyumas Bekap dan Setrum Pacar hingga Tewas

Baca juga: Kuping Penghuni Satu Rumah di Kalinyamatkulon Kota Tegal Berdengung setelah Rumah Tersambar Petir

Lalu, pada Sabtu (18/12/2021), Kemenkes RI kembali menyebutkan penambahan dua kasus varian Omicron pada dua orang yang baru kembali dari Amerika Selatan dan Inggris.

Angka ini terus bertambah, hingga mencapai total 68 kasus Omicron dari penambahan terakhir 21 orang pada Rabu (29/12/2021).

Seperti disebutkan Kompas.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan bahwa 21 kasus baru omicron berasal dari perjalanan luar negeri, yaitu Arab Saudi, Turki dan Uni Emirat Arab. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenkes Imbau WNI Stop Dulu Bepergian ke Negara-negara dengan Transmisi Covid-19 yang Tinggi, Ada Turki".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved