Breaking News:

Berita Banyumas

Sepanjang 2021 Terjadi 426 Kasus Kejahatan di Banyumas, Kapolresta: Turun 41,4% Dibanding Tahun 2020

Polresta Banyumas mencatat ada penurunan kasus kejahatan sepanjang 2021 dibading 2020.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kapolresta Banyumas Komisaris Besar Polisi M Firman L Hakim (kiri) saat konferensi pers akhir tahun di Pendopo Polresta Banyumas, Jumat (31/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polresta Banyumas mencatat ada penurunan kasus kejahatan sepanjang 2021 dibading 2020.

Hal itu disampaikan Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim dalam konferensi pers akhir tahun di Pendopo Polresta Banyumas, Jumat (31/12/2021).

Firman mengatakan, secara umum, kejadian tindak pidana pada tahun 2021 turun 41,4 persen dibanding tahun 2020.

Berdasarkan data, jumlah tindak kejahatan yang ditangani Polresta Banyumas pada 2021 sebanyak 426 kasus atau turun 301 kasus dari tahun 2020 yang mencapai 727 kasus.

Dari jumlah tersebut, 284 kasus telah diselesaikan. Sementara, pada 2020, kasus yang diselesaikan mencapai 289 kasus.

Baca juga: Biaya Rapid Test Antigen di Stasiun Daop 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 35 Ribu, Berlaku Mulai 1 Januari

Baca juga: Pemkab Banyumas: PKL Alun-alun Purwokerto Akan Dipindah di Jalan Bung Karno Kompleks Kota Baru

Baca juga: Tak Cuma Miras, Polresta Banyumas Juga Musnahkan Knalpot Brong, Caranya Dipotong Jadi Dua Bagian

Baca juga: Malam Pergantian Tahun di Banyumas, Polisi Lakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas, Berikut Datanya

Persentase penyelesaian perkara pada 2021 ini mencapai 66,7 persen atau naik 26,9 persen dibanding tahun 2020 yang sebesar 39,8 persen.

"Terkait kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sepanjang tahun 2021, sama seperti tindak pidana lain, kasus tersebut juga mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2020," terangnya.

Berdasarkan data 2021, terdapat delapan kasus percabulan dan 21 kasus persetubuhan yang ditangani Satreskrim.

Sedangkan pada 2020, tercatat sebanyak 10 kasus percabulan dan 22 kasus persetubuhan.

Firman mengakui, ada satu kasus persetubuhan yang cukup menonjol karena melibatkan satu keluarga, yakni dua pelaku merupakan bapak dan anak laki-laki.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved