Berita Banyumas Hari Ini

Pemkab Banyumas: PKL Alun-alun Purwokerto Akan Dipindah di Jalan Bung Karno Kompleks Kota Baru

Rencananya PKL Alun-alun Purwokerto akan dipindah ke Jalan Bung Karno, kompleks kota baru Purwokerto. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein menyerahkan bantuan 100 gerobak kepada perwakilan para pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Purwokerto, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - 100 gerobak bantuan Dinakerkop UKM Kabupaten Banyumas diberikan kepada para pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Purwokerto

Bantuan itu adalah sebagai bagian upaya penataan para pedagang agar lebih teratur dan rapih.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, pemberian bantuan ini tidak ada kaitannya dengan pembolehan berdagang di alun-alun. 

Baca juga: Inilah Danar Widianto, Peserta X Factor Indonesia Asal Purwokerto, Ciptakan Lagu Menyoal Bullying

Baca juga: Liburan Nataru Naik Bus Trans Banyumas, Mengapa Tidak! Mumpung Masih Gratis Loh

Baca juga: Foto Nenek di Pameran Serpihan Mata Ecolense Unsoed Purwokerto Obati Kangen Andre

Baca juga: Manajemen Bus Mandala Sudah Memecatnya, Nasib Sopir yang Terobos Palang KA di Sumpiuh Banyumas

"Pemberian bantuan ini bukan berarti melegalkan PKL berjualan di alun-alun."

"Kalau kami kasih kesempatan itu diskresi, ada jam-jamnya," kata Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (25/12/2021). 

Pengurus Paguyuban PKL Sehati, Aliyanto mengatakan, dirinya berterima kasih atas bantuan tersebut.

Dirinya mengusulkan agar ada lahan khusus yang disediakan bagi PKL agar disiapkan lahan parkir yang luar. 

"Total ada 125 pedagang, yang menerima bantuan itu 100."

"Sedangkan yang 25 orang itu jualannya mainan sehingga tidak diberi," ungkapnya. 

Kepala Dinakerkop UKM Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono mengatakan, para pedagang memang mau dipindah asalkan laku. 

Rencananya nanti mereka akan dipindah ke Jalan Bung Karno, kompleks kota baru Purwokerto. 

"Bagaimana kami membantu dan mempercantik mereka agar tertata." 

"Itu khusus alun-alun dan tergabung dalam paguyuban." 

"Soal isi, mereka semua dan mereka yang atur," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/12/2021). 

Satu gerobak diketahui nilainya mencapai Rp 1,9 juta. 

Bantuan itu bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas

"Nanti mereka akan diatur dengan model shift."

"Bisa dibawa pulang dan jangan terlihat menggerombol satu tempat," tambahnya. (*)

Baca juga: Sri Dewi Kini Sudah Bebas, Kasus Suami Pidanakan Istri Karena Palsukan Akta Jual Beli Kapal di Tegal

Baca juga: Pemkot Tegal Siapkan Tes Acak Tiap 30 Menit di Malam Pergantian Tahun, Begini Rencana Teknisnya

Baca juga: Saudara Tua PSIS Semarang Promosi ke Liga 1, Yoyok Sukawi: Kompetisi Jadi Makin Seru

Baca juga: Flavio Tak Sabar Kembali Bereuni Bersama Pelatih Dragan Djukanovic di PSIS Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved