Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Pekan Ini, Disdag Kendal Gelar Operasi Pasar di Tiga Desa, Imbas Harga Minyak Goreng Rp 19 Ribu

Saat ini harga minya goreng curah kemasan di sejumlah pasar tradisional Kendal tembus di angka Rp 19.000 per kilogram.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Disdag Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal mendapatkan alokasi 3.180 liter minyak goreng kemasan dari Pemprov Jateng di akhir 2021.

Rencananya, alokasi tersebut digunakan untuk operasi pasar minyak goreng di sejumlah titik dalam waktu dekat ini.

Kepala Disdag Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, saat ini harga minya goreng curah kemasan di sejumlah pasar tradisional Kendal tembus di angka Rp 19.000 per kilogram.

Untuk menekan lonjakan harga, Disdag Kabupaten Kendal bakal melakukan operasi pasar di tiga tempat.

Meliputi di Desa Gedong Kecamatan Patean, Desa Pandes Kecamatan Cepiring, dan Desa Meteseh Kecamatan Boja.

"Operasi pasar minyak goreng ini akan dilakukan dalam waktu dekat."

"Sasarannya adalah masyarakat miskin dengan harga Rp 14.000 per liter," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/12/2021).

Ferinando menjelaskan, saat ini kuota bantuan minyak goreng masih berada di Provinsi Jawa Tengah.

Nantinya, setiap orang berhak membeli minyak goreng dengan harga terjangkau maksimal 2 liter.

Sehingga, kuota yang ada bisa membantu kebutuhan 1.590 warga kurang mampu. 

"Harga minyak goreng ini sudah naik sekira 3 bulanan."

"Nah, jatah 3.180 liter nanti diharapkan bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu."

"Memang jatahnya sedikit, karena jatah dari provinsi untuk semua kabupaten/kota di Jawa Tengah sekira 70.000 liter," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved