Muktamar NU

Muktamar NU di Lampung - Ketua PCNU Kudus Harap Pemilihan Gunakan Sistem Ahlul Halli Wal Aqdi

PCNU Kabupaten Kudus berharap Ketua Umum Tanfidziyah PBNU dipilih menggunakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PCNU KABUPATEN KUDUS
Ketua PCNU Kabupaten Kudus, KH Asyrofi Masyitho. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kudus, KH Asyrofi Masyitho berharap agar Ketua Umum Tanfidziyah PBNU dipilih menggunakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).

Hal itu untuk menghindari friksi di dalam tubuh organisasi berlambang bola dunia.

"Memang ada usulan begitu, (Ketua Umum PBNU) dipilih melalui sistem Ahwa," kata KH Asyrofi Masyitho kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Yuni Kartika Terpilih Jadi Ketua Umum PBSI Kudus Periode 2021-2025

Baca juga: Catat! Mobil Tujuan Tempat Wisata di Kudus Bakal Diputar Balik, Khusus 25 Desember dan 2 Januari

Baca juga: Sidak Tempat Karaoke di Kudus, Hartopo Sebut Pengelola Masih Ingin Mengajak Kucing-kucingan

Baca juga: Margorejo Kudus Ditetapkan sebagai Desa Wisata, Dikenal sebagai Penghasilan Durian Enak

Asyrofi menjelaskan, dalam sistem Ahwa tersebut nantinya masing-masing perwakilan cabang atau wilayah dari pengurus NU memilih sembilan ulama sepuh.

Sembilan ulama sepuh tersebut kemudian didapuk sebagai anggota Ahwa yang bertugas menentukan Rais Aam sekaligus menentukan Ketua Umum Tanfidziyah.

"Harapannya tanfidziyah juga dipilih oleh Ahwa supaya tidak ada friksi ke depannya."

"Karena di Ahwa ulama sepuh, sami'na wa atha'na," kata dia.

Praktik sistem Ahwa ini sudah berlangsung dalam menentukan Rais Aam pada Muktamar ke-33 di Jombang Jawa Timur pada 2015.

Hanya saja, untuk ketua umum dipilih melalui mekanisme pemungutan suara.

Untuk calon Ketua Umum Tanfidziyah PBNU saat ini yang santer yakni KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholil Staquf.

Asyrofi berkata, dari dua nama tersebut, pihaknya masih menimbang plus dan minusnya.

Dari kedua nama tersebut, lanjutnya, masing-masing juga telah menjalin komunikasi.

"Dari keduanya ada yang mendekat."

"Cuma plus minusnya juga ada," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved