Berita Kesehatan

Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Karanganyar, Bupati Minta Ibu Hamil Rajin Kontrol Kesehatan

Catatan DKK Karanganyar : angka kematian ibu pada awal tahun ini hingga pertengahan November 2021 ada 19 kasus.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengecek kartu catatan kesehatan ibu hamil milik seorang peserta saat monitoring penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di tengah pandemi Covid-19 di Aula Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (13/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta kepada para ibu hamil untuk rutin kontrol guna mengetahui kondisi kesehatan kandungannya. 

Pernyataan itu disampaikan Juliyatmono saat monitoring penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di tengah pandemi Covid-19 di Aula Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (13/12/2021). 

Berdasarkan data DKK Karanganyar, angka kematian ibu pada awal tahun ini hingga pertengahan November 2021 tercatat ada 19 kasus.

Baca juga: Talud Rumah Warga Ambrol, Akses Menuju Grojogan Parang Ijo Karanganyar Sempat Tertutup

Baca juga: Bupati Juliyatmono: Libur Nataru, ASN Tidak Perlu Tinggalkan Karanganyar

Baca juga: Anggota Polres Karanganyar Borong Kebutuhan Anak-anak, Mainan Hingga Buku Dikirim ke Lumajang

Baca juga: Penyebabnya Karena Ini, Tujuh Peserta Bakal Ikut Ujian Susulan PPPK Guru Tahap Kedua di Karanganyar

Dari jumlah itu, 15 kasus dikarenakan Covid-19 dan sisanya non Covid-19.

Sedangkan pada tahun lalu ada 8 kasus kematian ibu hamil.

Adanya peningkatan dikarenakan adanya pandemi Covid-19. 

Bupati Karanganyar menyampaikan, pemerintah saat ini terus berupaya menurunkan AKI dan AKB.

Oleh karena itu, dia meminta agar ibu hamil rutin kontrol ke fasilitas kesehatan.

Dengan begitu, diharapkan kondisi kesehatannya terjaga sebelum tiba masa persalinan.

"Pemerintah berupaya supaya tidak ada ibu yang meninggal saat melahirkan dan tidak ada bayi yang meninggal saat persalinan," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved