Breaking News:

PSIS Semarang

Performa PSIS Semarang Dinilai Menurun, Panser Biru Pertanyakan Kepemimpinan Imran sebagai Pelatih

Kekalahan PSIS Semarang dari Persipura Jayapura, Sabtu (11/12/2021) malam, membuat suporter Panser Biru makin kecewa.

TRIBUNBANYUMAS/ISTIMEWA
Sejumlah spanduk dipasang Panser Biru di mes pemain PSIS Semarang, di Jalan Semeru Dalam 1 Kota Semarang, Sabtu (11/12/2021) malam. Panser Biru kecewa atas kondisi skuad Mahesa Jenar yang mulai menurun dan mengalami kekalahan di laga terakhir putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kekalahan PSIS Semarang dari Persipura Jayapura, Sabtu (11/12/2021) malam, membuat suporter Panser Biru makin kecewa. Jelang mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, permainan PSIS Semarang justru dinilai menurun.

Panser Biru pun meminta manajeman segera berbenah mengatasi penurunan ini.

Bukan hanya di laga menghadapi Persipura, namun penurunan telah terlihat di beberapa laga sebelumnya.

Panser Biru secara resmi mengirim surat tuntutan kepada manajemen Mahesa Jenar untuk segera berbenah jelang putaran kedua BRI Liga 1 yang dimulai awal Januari mendatang.

Satu di antara yang menjadi sorotan Panser Biru adalah merosotnya kondisi fisik pemain PSIS, utamanya di series ketiga atau sejak ditangani kembali oleh Imran Nahumarury, yang datang dengan status baru sebagai pelatih kepala.

Baca juga: Tanggapan Imran Pasca PSIS Semarang Dikalahkan Persipura Jayapura: Kelemahan Kami Yakni Konsentrasi

Baca juga: Persipura Jayapura Berikan Hadiah Natal Buat Warga Papua, Menangi Laga Lawan PSIS Semarang di Solo

Baca juga: Sehari Jelang Laga Melawan Persipura Jayapura, Imran Ingatkan Pemain PSIS Semarang Tak Lengah

Baca juga: Imran Harus Putar Otak Jelang PSIS Semarang Lawan Persipura Jayapura: Waktu Mepet Buat Persiapan

Sebelumnya, di series pertama, Imran menangani PSIS dengan status pelatih sementara.

Di series kedua, Imran memilih tak gabung dengan PSIS.

Saat itu, skuad Mahesa Jenar ditangani pelatih asal Skotlandia, Ian Andrew Gillan.

Dalam surat itu, Panser Biru juga meminta penjelasan kepada manajemen PSIS Semarang terkait status Ian Andrew Gillan yang digeser posisinya sebagai direktur teknik saat kompetisi BRI Liga 1 memasuki series ketiga.

Panser Biru juga mendesak manajemen agar melakukan perombakan skuad jelang putaran kedua.

Satu di antaranya, mendatangkan pemain yang mampu mengangkat performa tim.

Berikut isi surat Panser Biru untuk manajemen PSIS Semarang:

"SURAT TUNTUTAN DARI PANSER BIRU KE MANAJEMEN PSIS SEMARANG

  1. Evaluasi keseluruhan tim, terutama tim kepelatihan yang di pegang Imran Nahumarury, melihat segi fisik dan permainan yang menurun pada babak ke 2 di beberapa pertandingan terkahir.
  2. Bursa transfer pada pertengahan musim mendatangkan pemain yang sesuai kebutuhan, minimal bintang yang bisa membawa perubahan dalam tim PSIS
  3. Suporter meminta kejelasan peran Dirtek (direktur teknik) dalam Tim PSIS. Suporter menilai bahwa Coach Ian lebih pantas menjadi pelatih kepala.
  4. Kami menuntut pembenahan komunikasi antara jajaran manajemen, pelatih, dan pemain untuk terciptanya visi bermain yang lebih baik dan kami meminta jajaran manajemen maupun pelatih untuk melakukan evaluasi total kepada pemain yang kurang berkontribusi untuk tim.
  5. Kami (PANSER BIRU), menuntut adanya ruang komunikasi bagi kami dalam pembenahan tim PSIS Semarang karena sejatinya suporter adalah pewaris utama dalam sebuah tim. Kami, suporter, menginginkan pemain yang bermain dengan hati, bukan sekadar untuk main-main.

Jika tuntutan kami ini tidak di penuhi ataupun tidak ada jawaban dari manajamen PSIS, kami akan melakukan aksi demo besar-besaran.

DARI KAMI YANG MENCINTAIMU SEPENUH HATI
SALAM LOYAL TAPI PINTAR,". (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved